Ekonomi Bisnis

Dari Pedagang Pasar, Suandini Sukses Layani Ratusan Transaksi Lewat BRILink

879 Views

DENPASAR, OborDewata.com – Perjalanan usaha Ni Ketut Suandini menjadi gambaran nyata peluang sektor layanan keuangan yang semakin terbuka bagi pelaku usaha kecil. Berawal dari pedagang kecil di pasar, kini ia berkembang menjadi agen layanan perbankan melalui program BRILink.

Sejak bergabung pada 2017, perempuan yang menjalankan usaha di kawasan Ubung ini perlahan membangun kepercayaan masyarakat sekitar. Meski sempat ragu karena keterbatasan pengetahuan teknologi, ia akhirnya mantap menjalankan layanan tersebut setelah melihat potensi yang ada.

“Awalnya sempat ragu karena belum paham sistemnya. Tapi setelah dijalani, ternyata bisa berkembang,” ujarnya.

Kini, aktivitasnya didominasi layanan transaksi keuangan dengan rata-rata mencapai 150 hingga 200 transaksi per hari. Layanan yang paling banyak digunakan masyarakat adalah transfer antar rekening, disusul top-up dompet digital, pembayaran tagihan, hingga pembelian token listrik.

Selain itu, Suandini juga melayani penarikan tunai dalam jumlah besar. Untuk menjaga kelancaran layanan, ia menyiapkan dana cadangan, terutama saat akhir pekan dan periode gajian yang biasanya mengalami lonjakan transaksi.

Perjalanan usahanya tidak selalu berjalan mulus. Di awal menjalankan layanan, ia sempat mengalami kendala teknis dan kesalahan transaksi. Namun, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran untuk meningkatkan ketelitian dan profesionalisme dalam melayani pelanggan.

Untuk meningkatkan kenyamanan, ia juga melakukan penataan ulang tempat usahanya agar lebih representatif. Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan yang datang silih berganti setiap hari.

Kehadiran agen seperti Suandini dinilai berperan penting dalam memperluas akses layanan keuangan, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau jarak ke kantor bank.

Regional CEO Bank Rakyat Indonesia Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, mengatakan Agen BRILink merupakan mitra strategis dalam mendorong inklusi keuangan.

Menurutnya, BRI terus memberikan dukungan berupa sistem, pelatihan, serta pembinaan guna meningkatkan kapasitas agen. “Kami ingin memastikan layanan keuangan bisa diakses lebih luas oleh masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berdampak pada perekonomian lokal,” ujarnya.

BRI juga secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja agen untuk menjaga kualitas layanan dan keamanan transaksi.

Melalui peran agen BRILink, layanan perbankan kini semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi salah satu penggerak ekonomi berbasis komunitas. (tim)