TABANAN, OborDewata.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan melakukan pembersihan dan pengurasan fasilitas toilet di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Singasana, setelah ditemukan penyumbatan pada instalasi pembuangan, Senin (24/11/2025).
Tim Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan diturunkan untuk menyedot septic tank sekaligus melakukan perawatan menyeluruh.
Selama proses pembersihan, petugas menemukan berbagai jenis sampah yang tidak seharusnya masuk ke toilet, seperti pembalut, popok sekali pakai, batu, dan masker. Berbagai benda tersebut diketahui menjadi penyebab utama tersumbatnya sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di gedung seni tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan, I Made Subagia, menegaskan bahwa perawatan rutin akan terus dilakukan. Namun, menurutnya, keberlanjutan fasilitas publik sangat bergantung pada kedisiplinan penggunanya.
“Petugas telah melakukan penyedotan dan pembersihan total. Masalah utama justru berasal dari sampah yang dibuang sembarangan ke toilet. Kami berharap para pengguna gedung ikut menjaga kebersihan dan memanfaatkan fasilitas secara benar,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap fasilitas umum. Ia menuturkan bahwa keberadaan fasilitas publik merupakan tanggung jawab bersama.
“Saya berharap masyarakat tidak menyepelekan penggunaan toilet umum. Jangan membuang pembalut, popok, masker, atau jenis sampah apa pun ke dalam kloset. Jika dijaga bersama, fasilitas ini akan tetap nyaman dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Dengan adanya langkah perbaikan ini, Pemkab Tabanan berharap toilet Gedung Kesenian I Ketut Marya dapat kembali berfungsi optimal, sehingga gedung tersebut tetap layak digunakan sebagai ruang kreatif dan pusat kegiatan seni-budaya di Tabanan. (tim/dx)



