Daerah

Kolaborasi Strategis, Ditintelkam Polda Bali Dorong Pariwisata Nusa Penida Berkualitas

884 Views

KLUNGKUNG, OborDewata.com – Menjelang musim kunjungan wisatawan 2026, Polda Bali melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata di Nusa Penida. Langkah ini bertujuan mendukung tertib perizinan, kepatuhan pajak daerah, serta menjaga stabilitas keamanan pariwisata agar destinasi tetap aman dan nyaman.

Kegiatan sinergi digelar pada Sabtu (28/2/2026) di Caspla Beach Club, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Acara dihadiri sekitar 70 pelaku usaha akomodasi wisata, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan asosiasi pariwisata.

Kasubdit II Ditintelkam Polda Bali, mewakili Dirintelkam, memberikan apresiasi atas partisipasi pelaku usaha dan menekankan pentingnya pengawasan, kepatuhan administrasi, serta jaminan keamanan untuk menjaga kualitas pariwisata Nusa Penida yang terus berkembang pesat.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Pariwisata memaparkan pertumbuhan kunjungan wisatawan yang meningkat signifikan, sekaligus potensi risiko yang perlu diantisipasi. Pemerintah daerah juga mensosialisasikan program pengawasan wisatawan melalui aplikasi **CAKRAWASI** serta sistem digital **One Gate One Destination (OGOD)** untuk mempermudah pengendalian arus wisatawan.

DPMPTSP Kabupaten Klungkung menambahkan, realisasi investasi di Nusa Penida terus meningkat pada periode 2023–2025. Namun masih ditemukan sejumlah pelaku usaha yang belum melengkapi izin lanjutan meski sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Pemerintah menekankan penerapan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan kemudahan pengajuan izin PB UMKU bagi pelaku usaha.

Kepala BKPD Kabupaten Klungkung mengingatkan bahwa sektor pariwisata menjadi penyumbang pajak terbesar daerah. Pajak tersebut kemudian dikembalikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur. Pelaku usaha diimbau untuk memanfaatkan sistem pembayaran pajak online agar mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua PHRI Kabupaten Klungkung menyatakan dukungan terhadap program CAKRAWASI, sekaligus menyoroti kendala regulasi yang dirasakan pelaku usaha. Pendampingan berkelanjutan diperlukan agar proses perizinan lebih mudah dan tidak menimbulkan masalah hukum di masa depan.

Kegiatan juga menampilkan sosialisasi teknis aplikasi CAKRAWASI oleh tim PT Paiza Indonesia Maju, untuk meningkatkan pengawasan dan pendataan aktivitas usaha pariwisata di Nusa Penida.

Sebagai tindak lanjut, Ditintelkam Polda Bali bersama pelaku pariwisata menggelar bakti sosial berupa aksi bersih Pantai Crystal Bay, Minggu (1/3/2026). Kegiatan yang dipimpin Kasubdit II Ditintelkam Polda Bali AKBP I Komang Reka Sanjaya diikuti sekitar 200 peserta, termasuk aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat setempat. Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga mencakup penyerahan dana punia untuk pura terdampak longsor serta bantuan alat kebersihan.

Melalui kegiatan ini, Polda Bali berharap terbangun sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha pariwisata, sehingga Nusa Penida tetap bersih, aman, dan berkualitas sebagai destinasi unggulan Bali. (tim/dx)