Daerah

Isu Bali Sepi Terbantahkan, Wisman 2025 Capai 7,05 Juta Kunjungan

877 Views

DENPASAR, OborDewata.com – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali sepanjang Tahun 2025 mencatatkan rekor tertinggi dalam sejarah pariwisata Pulau Dewata. Berdasarkan data resmi, jumlah warga negara asing yang berkunjung ke Bali mencapai 7.050.314 orang atau sekitar 7,05 juta wisatawan.

Capaian tersebut melampaui jumlah kunjungan wisman pada Tahun 2024 yang tercatat sebanyak 6,3 juta orang. Dengan demikian, terjadi peningkatan sekitar 750 ribu kunjungan dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, angka kunjungan wisman Tahun 2025 ini juga melampaui capaian sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan, data tersebut menjadi bukti bahwa sektor pariwisata Bali telah pulih sepenuhnya dan kembali bangkit. “Jumlah kunjungan wisman Tahun 2025 mencapai 7,05 juta orang, lebih tinggi sekitar 750 ribu dibandingkan Tahun 2024. Ini merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Bali, bahkan melebihi masa sebelum pandemi,” ujar Koster, Kamis (1/1/2026).

Di sisi lain, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung ke Bali pada Tahun 2025 tercatat sebanyak 9,28 juta orang. Angka ini mengalami penurunan sekitar 730 ribu kunjungan dibandingkan Tahun 2024 yang mencapai 10,12 juta orang.

Secara keseluruhan, total kunjungan wisatawan ke Bali sepanjang Tahun 2025, baik wisman maupun wisnus, mencapai sekitar 16,3 juta orang. Jumlah tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan total kunjungan pada Tahun 2024 yang mencapai 16,4 juta orang.

“Secara total memang terjadi penurunan tipis kunjungan wisatawan ke Bali. Namun, secara khusus kunjungan wisman justru mencatatkan peningkatan yang sangat signifikan,” jelas Gubernur Bali dua periode tersebut.

Gubernur Koster menegaskan, Bali tetap menjadi destinasi wisata dunia yang diminati masyarakat internasional. Data ini sekaligus menjawab berbagai anggapan yang menyebutkan pariwisata Bali mengalami kelesuan.

Selain melalui jalur udara, kunjungan wisman melalui jalur maritim juga menunjukkan tren positif. Sepanjang Tahun 2025, jumlah wisatawan mancanegara yang datang menggunakan kapal pesiar melalui Pelabuhan Benoa tercatat lebih dari 71 ribu orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan Tahun 2024 yang berada di kisaran 53 ribu orang.

Terkait penurunan kunjungan wisnus, Gubernur Koster menyatakan hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan. Beberapa faktor yang akan dikaji antara lain kemungkinan berkurangnya jumlah penerbangan ke Bali, tingginya harga tiket pesawat, hingga perubahan pola perjalanan wisatawan nusantara.

“Tahun 2026 perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terkait penurunan wisnus. Apakah dipengaruhi oleh mahalnya tiket pesawat, berkurangnya penerbangan, atau perubahan pola perjalanan dari jalur udara ke jalur darat,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh wisatawan mancanegara dan nusantara yang telah berkunjung ke Bali sepanjang Tahun 2025. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat. tim/dx