TABANAN, OborDewata.com – Musibah kebakaran menimpa salah satu pelinggih di Pura Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 Wita dan diduga kuat akibat bara kembang api yang masih menyala saat perayaan pergantian Tahun Baru.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Kelihan Adat Desa Jadi Anyar bersama pecalang dan warga setempat yang saat itu tengah berada di balai banjar usai melakukan pengamanan malam tahun baru. Informasi mengenai kebakaran pura disampaikan oleh seorang warga sehingga aparat adat bersama masyarakat langsung bergerak menuju lokasi.
Setibanya di Pura Desa Banjar Anyar, api terlihat melahap bagian atap salah satu pelinggih yang berbahan ijuk. Warga berupaya melakukan pemadaman secara manual untuk mencegah api meluas, sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan.
Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman serta pendinginan. Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit dan tidak sampai merambat ke pelinggih lainnya di lingkungan pura.
Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
“Kerugian meliputi kerusakan bangunan pelinggih serta kebutuhan upacara adat yang harus dilaksanakan pascakejadian,” jelas Kompol Sukadana.
Pihak kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh bara kembang api yang mengenai atap pelinggih yang mudah terbakar.
Sementara itu, pihak pengempon Pura Desa Banjar Anyar bersama Kelihan Adat setempat menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan kembang api, terutama di sekitar kawasan suci dan bangunan yang menggunakan bahan mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. tim/dx



