TABANAN, OborDewata.com — Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot terus dibanjiri wisatawan, dengan kunjungan harian mencapai ribuan orang.
Wisatawan mancanegara, terutama asal Australia, masih mendominasi meski sempat ada travel warning dari negaranya, hal ini disampaikan, Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, belum lama ini di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan.
Dirinya berharap mencapai 5.000 hingga 6.000 orang kunjungan harian wisatawan asing per Agustus 2025 ini, meskipun masa liburan sekolah telah usai.
“Travel warning dari Australia memang sering terjadi, tapi wisatawannya tetap datang,” jelasnya.
Dirina menyebutkan, Untuk meningkatkan minat kunjungan, Tanah Lot kini menghadirkan atraksi budaya interaktif, seperti panggung terbuka untuk memainkan okokan dari Kediri dan tektekan dari Kerambitan.
“Atraksi ini digelar setiap Jumat hingga Minggu pukul 14.00–17.00 WITA, sebelum pertunjukan Kecak saat matahari terbenam,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, Wisatawan juga bisa belajar langsung memainkan alat musik tradisional tersebut, dibimbing oleh seniman lokal.
“Bagi agen perjalanan yang ingin membawa tamunya ikut tampil, kami sudah siapkan fasilitasnya,” cetusnya.
Langkah ini menjadi inovasi Tanah Lot dalam menggabungkan keindahan alam, budaya, dan pengalaman wisata yang lebih personal bagi para pengunjung. mas/pril



