TABANAN, OborDewata.com – Seorang petani bernama Ketut Astawan (63), warga BTN Tanah Bang Permai, Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, ditemukan tewas saat membakar ilalang di sebuah lahan kosong. Kejadian tragis ini terjadi pada Kamis (15/8/2024), sekitar pukul 17.30 WITA, di Jalan Tukad Sangsang, Banjar Jadi Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Kapolsek Kediri Kompol Nyoman Sukadana, membenarkan peristiwa tersebut. “Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi telungkup di lokasi kejadian,” ujarnya.
Menurut keterangan saksi mata, M. Faozan Ashari (34), yang tinggal berdekatan dengan lokasi kejadian, sebelumnya ia telah memperingatkan korban untuk tidak membakar ilalang karena asap tebal yang mengganggu warga sekitar. Namun, peringatan tersebut tidak dihiraukan oleh korban.
Setelah beberapa saat, karena asap semakin pekat, Faozan kembali keluar rumah untuk meminta korban menghentikan aktivitasnya. Namun, ia menemukan korban sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi telungkup. Faozan kemudian segera menghubungi tetangga dan pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api.
Dua unit mobil pemadam kebakaran segera tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Berdasarkan keterangan dari keluarga, korban diketahui menderita penyakit sesak napas yang kerap kambuh dan rutin berobat ke Puskesmas Kediri 1.
Pihak keluarga korban menolak untuk melakukan otopsi dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. “Keluarga korban telah menyatakan tidak akan melaporkan kejadian ini ke ranah hukum dan menolak otopsi,” tambah Kompol Sukadana.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu, saat melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan. ay/dx



