Berita

H – 1 Puncak Pujawali XX PAJK : Mecaru Eka Sata, Persembahyangan Hari Suci Saraswati, Prosesi Ke Beji, Mecaru Manca Mustika, Nedunang Ida Bhatara, Ngelinggihaang dilanjutkan dengan Shanti Puja

910 Views

BOGOR, OborDewata.com – Rangkaian kegiatan Pujawali ke-XX Parahyangan Agung Jagatkartta (PAJK), Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, bertepatan dengan hari suci Saraswati, pada 6 September 2025. Rangkaian kegiatan ritual sudah mulai dilaksanakan, dimulai dari Mecaru Eka Sata, Persembahyangan Hari Suci Saraswati, Prosesi Ke Beji, Mecaru Manca Mustika, Nedunang Ida Bhatara, Ngelinggihang dilanjutkan dengan Shanti Puja.

Kegiatan Mecaru Eka Sata, Persembahyangan Saraswati, dan Prosesi ke Beji dipimpin oleh Mangku Gede Jagatkartta I Wayan Sudiarsa, rangkaian kegiatan ini dimulai sejak pukul 06.00 hingga pukul 14.00 WIB. Prosesi ini menjadi salah satu prosesi yang panjang namun sarat akan makna dan sukacita bagi setiap pengayah (relawan, baik umat, pengurus dan panitia) yang hadir dalam membantu setiap prosesi yang berjalan. Pada saat prosesi ke Beji, semua Pratima (Arca) dan Daksina Linggih yang berjumlah 17 paket dipundut (dibawa/diusung di atas kepala) ke Beji atau Petirtaan sebagai simbol pembersihan sarana-prasarana untuk Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan manifestasi-Nya sebelum diundang untuk tedun (turun) dan Melinggih (berstana) di Daksina Linggih suang-suang (masing-masing).

Prosesi Mecaru Manca Mustika, Nedunang Ida Bhatara hingga Ngelinggihang Ida Bhatara, Prosesi Pewintenan Panca Saraswati yang diikuti oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Giri Taman Sari (YGTS) beserta istri, Ketua Pengawas YGTS beserta Istri, Ketua Umum YGTS beserta Istri, Ketua I, II, III, IV YGTS, lalu diakhiri dengan persembahyangan bersama, yang dipuput (diselesaikan) oleh Ida Pedanda Made Putra Kemenuh dari Griya Sangket Bintaro. Rangkaian kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 250 umat Pengayah dari berbagai Banjar di wilayah Jakjaban, yakni Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Kegiatan Shanti Puja dipuput oleh Ida Pandita Dharma Putra Paseban dari Griya Rempoa dan di ikuti oleh 150 PSN (Pinandita Sanggraha Nusantara) Korda (Koordinator Daerah) Jakarta, Jawa Barat dan Banten serta pengurus, panitia dan umat yang mekemit (menginap) di PAJK. Shanti Puja adalah salah satu rangkaian yang bertujuan untuk mendoakan kedamaian dan kelancaran kegiatan Pujawali pada 7 September.

 

Dalam kesempatan ini, Ir. Putu Maharta Adijadnja, selaku Ketua Panitia XX PAJK, menyampaikan Rsi Yadnya (persembahan suci tulus ikhlas) kepada Ketua PSN Korda Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Dalam sambutannya, Ia juga menegaskan bahwa “Shanti Puja adalah bentuk Sevanam (Pelayanan) PSN dalam setiap kegiatan pujawali untuk membangun harmoni dengan penuh penuh ketulusan, melantunkan Mantra dengan suara genta yang menambah vibrasi dan energi positif dari setiap langkah ketika pelaksanaan purwa daksina (mengelilingi Padmasana sebanyak tiga kali) yang diiringi Japa Mantra Aum Nama Sivaya, sebuah momentum yang sangat menyentuh hati setiap orang yang hadir di area Utama Mandala PAJK pada malam hari, “semoga segala kegiatan positif ini masih dapat terus terjaga dengan baik sehingga segala hal baik kembali kepada kita semua”. tutupnya. mas/pril