• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Berita

Disiksa 6 Bulan & Hp Disita, Kisah Pilu PMI Asal Jembrana di Arab Saudi, Kini Berhasil Pulang

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
24/01/2025
in Berita
0

166
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

Smartfren Jagoan Sinyal, Hadirkan Unlimited 5G

JEMBRANA, OborDewata.com – Apes nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana, Heni Julaeha (29), namun akhirnya berhasil pulang ke Jembrana, Rabu 22 Januari 2025 sore.

PMI perempuan yang baru bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART), selama 6 bulan di Arab Saudi itu mengalami kejadian memilukan sejak berada di sana dua minggu pertama.
Heni tiba di Bali Senin 20 Januari 2025 sore.

Setibanya di Bali, ia beristirahat sejenak di rumah saudaranya di Denpasar beberapa hari.
Pasalnya selama berada di Arab Saudi, ia merasa sangat trauma dengan perlakuan majikannya di luar negeri hingga tak bisa tidur.
Beberapa hari di Denpasar, ia kemudian memberanikan diri untuk pulang ke Kelurahan Loloan Timur, Kabupaten Jembrana, pada Rabu 22 Januari 2025 sore.
Ia kemudian langsung datang ke rumah anggota DPRD Jembrana, H. Muhammad Yunus, untuk dapat pendampingan.
Heni Julaeha menuturkan, awal keberangkatan ke Arah Saudi pada Juli 2024 lalu. Sebelum ke Arab Saudi, sejatinya ia telah dapat tawaran bekerja di Malaysia. Namun, pihak agen justru menawarkan ke Arab Saudi.
“Malam sebelum berangkat, dapat penawaran ke Arab Saudi. Saya pikir karena ada teman di sana, mau. Ternyata beda tempat kerja,” tutur Heni, Rabu 22 Januari 2025.
Setibanya di Arab Saudi nasibnya justru tak beruntung. Dua minggu bekerja sebagai asisten rumah tangga, Heni justru mendapat perlakuan kasar dan kekerasan dari majikannya. Ia kerap menerima pukulan di bagian kepala dan lebih sering di perut.
Selain perlakuan kekerasan tersebut, handphone Heni yang untuk berkomunikasi dengan keluarga hingga teman, juga tersita selama berada di sana. Hanya boleh pegang ponsel selama satu jam di waktu-waktu tertentu.
“Lebih sering dapat pukulan di bagian perut, selain itu ponsel juga tersita. Perlakuan kekerasan itu saat telat datang ketika majikan memanggil karena saya sedang makan ataupun ke kamar mandi,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Dengan perlakuan tersebut, kata dia, ia memberitahu sang suami. Dari sana, mereka lantas meminta bantuan ke berbagai pihak agar bisa pulang ke Bali, Indonesia. Selain kekerasan, ia juga hanya menerima upah 1.000 rial per bulannya atau setara sekitar Rp 4,1 Juta.
Dengan bantuan berbagai pihak mulai DPRD Jembrana, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, hingga DPR RI, Heni akhirnya berhasil pulang ke Indonesia sejak tanggal 17 Januari 2025.
“Tiba di Bali 19 Januari 2025 kemarin. Sempat menenangkan diri di rumah adik di Denpasar,” sebutnya.

Ia mengimbau, dengan kejadian ini seluruh masyarakat Jembrana yang hendak bekerja ke luar negeri agar berangkat dengan cara prosedural atau sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, pemberangkatan dengan non prosedural sangatlah berisiko, contohnya seperti dirinya.

“Kami minta agar menggunakan jalur resmi (prosedural sesuai aturan) untuk menghindari hal yang serupa di kemudian hari,” tandasnya.
Anggota DPRD Jembrana, Muhammad Yunus menceritakan, proses pemulangan PMI asal Jembrana yang bekerja di Arab Saudi tersebut, bermula dari curhatan kedua orangtua korban.
Bahwa, anaknya Heni Julaeha menerima perlukan kekerasan oleh majikannya di tempatnya bekerja. Atas hal itu, ia kemudian langsung berkoordinasi ke berbagai pihak instansi hingga ke rekannya di DPR RI.

“Awalnya sekitar 10 Desember 2024 lalu, orang tua yang bersangkutan bercerita ke kami agar tolong dapat bantuan karena anaknya mengalami kekerasan. Atas dasar itu kami langsung bergerak melakukan koordinasi,” jelas Yunus saat dikonfirmasi, Rabu 22 Januari 2025.
Dia menyebutkan, koordinasi mulai dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, berbagai pihak, hingga ke DPR RI.
Hingga akhirnya bantu mengkomunikasikan antara negara oleh pihak DPR RI. Dengan dasar tersebut, kemungkinan majikan korban kekerasan ini akhirnya menyerah dan memperbolehkannya pulang ke Indonesia.

“Karena sempat ada bahasa jika ingin pulang harus bayar pinalti senilai sekitar Rp 80 juta. Akhirnya setelah komunikasi dengan antara negara, yang bersangkutan bisa pulang,” ungkapnya.

Ia berharap ke depannya hal serupa tak terjadi lagi. Sehingga semua masyarakat agar berangkat ke luar negeri secara prosedural atau sesuai aturan yang berlaku. Hal ini untuk meminimalisir permasalahan yang PMI hadapi di negara tujuan atau di negara tempat bekerja.

“Mari bersama-sama untuk mengikuti aturan, berangkat secara prosedural agar ke depannya tak terjadi hal yang serupa,” tandasnya. sha/dx

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
I Kadek Saputra

I Kadek Saputra

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka
Berita

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

15/08/2026
Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama
Berita

Pria Tewas Terhimpit Batu Pemecah Ombak di Pantai Purnama

07/08/2026
Bakar Kandang Sapi Camer, karena Hubungannya Tak Direstui
Berita

Kebakaran Rumah 2 Lantai di Seririt Diduga Akibat Gas Bocor

02/08/2026
Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan
Berita

Bunda Rai Hadiri Bina Posyandu Provinsi Bali, Perkuat Kualitas Pelayanan Posyandu 6 Bidang SPM di Tabanan

28/07/2026
Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan
Berita

Chiming Bells and Happy Tears: Ni Putu Eka Gita Kirani Steps Into Married Life

27/07/2026
Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan
Berita

Genta yang Bertalu dan Air Mata Bahagia Eka Gita Kirana Menuju Pelaminan

27/07/2026
Next Post
Jumlah Kendaraan Masuk Bali Saat Nataru Diprediksi Tembus 300 Lebih Unit

Urai Kemacetan Hingga Cari Alternatif Kendaraan Umum, Ini Permintaan Pj Gubernur ke Menko AHY

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

29/07/2026
Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

08/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

15/08/2026
Smartfren Jagoan Sinyal, Hadirkan Unlimited 5G

Smartfren Jagoan Sinyal, Hadirkan Unlimited 5G

15/08/2026
Hadiri Karya Agung, Wagub Giri Prasta Apresiasi Pelestarian Adat, Seni Budaya Bali di Desa Adat Ekasari, Melaya

Hadiri Karya Agung, Wagub Giri Prasta Apresiasi Pelestarian Adat, Seni Budaya Bali di Desa Adat Ekasari, Melaya

15/08/2026
Rapat Paripurna DPRD Tabanan Bupati Sanjaya Tegaskan Kolaborasi Eksekutif-Legislatif dalam Penyusunan KUA-PPAS 2027 dan Perubahan KUA-PPAS 2026

Rapat Paripurna DPRD Tabanan Bupati Sanjaya Tegaskan Kolaborasi Eksekutif-Legislatif dalam Penyusunan KUA-PPAS 2027 dan Perubahan KUA-PPAS 2026

15/08/2026
Currently Playing
Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

Satu Juta Sarjana Menganggur, Nyoman Parta Soroti Tantangan Ketenagakerjaan di Usia 81 Tahun Indonesia Merdeka

15/08/2026
Smartfren Jagoan Sinyal, Hadirkan Unlimited 5G

Smartfren Jagoan Sinyal, Hadirkan Unlimited 5G

15/08/2026
Hadiri Karya Agung, Wagub Giri Prasta Apresiasi Pelestarian Adat, Seni Budaya Bali di Desa Adat Ekasari, Melaya

Hadiri Karya Agung, Wagub Giri Prasta Apresiasi Pelestarian Adat, Seni Budaya Bali di Desa Adat Ekasari, Melaya

15/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d