• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Agama & Kepercayaan

Kisah Mistis Laut Bali Utara yang Kerap Makan Korban Jiwa

Redaksi Obor Dewata by Redaksi Obor Dewata
10/08/2026
in Agama & Kepercayaan
0
Ilustrasi AI - Selat Bali merupakan teritorial Bali Utara yang merupakan tempat mistis atau angker. Bahasa kerennya bahwa daerah selat Bali itu keramat, karena merupakan tatanan daerah tempat suci yaitu adanya Pura Segara Rupek

169
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Cuaca Buruk di Selat Bali: Truk Terguling di KMP Surya Ayla, Timpa Dua Mobil

Ini Penjelasan BMKG Terkait Tinggi Gelombang di Laut Bali

BALI, OborDewata.com – Berbicara laut dan samudera, khususnya di Bali memang mengandung banyak misteri. Cerita rakyat dan mitos ihwal mistisnya laut Bali Utara pun, masih melegenda hingga saat ini. Laut Bali Utara, juga terkenal sebagai batas pemisah Pulau Jawa dan Bali.

“Pada awalnya dalam cerita rakyat, bahwa Pulau Jawa dengan Pulau Bali merupakan teritorial satu- kesatuan dan tidak terpisah seperti saat ini,” kata Jero Mangku Ketut Maliarsa. Dengan terpisahnya antara kedua pulau ini, maka di antara pemisahan itu terkenal dengan sebutan selat Bali.

“Selat Bali merupakan teritorial Bali Utara yang merupakan tempat mistis atau angker. Bahasa kerennya bahwa daerah selat Bali itu keramat, karena merupakan tatanan daerah tempat suci yaitu adanya Pura Segara Rupek,” sebutnya.

Pura Segara Rupek berada tepat di ujung hidung Pulau Bali, yang merupakan daerah teritorial kabupaten Buleleng. Menurut Babad Arya Bang Pinatih, Mpu Siddhi Mantra beryoga semadi memohon kemuliaan dan kerahayuan jagat kepada Bhatara Siwa dan Sang Hyang Baruna Geni.

“Beliau (Mpu Siddhi Mantra) dapat titah menorehkan tongkat saktinya sebanyak tiga kali, dan terjadilah keajaiban yaitu air laut pasang yang mengakibatkan pulau Jawa dan pulau Bali menjadi terpisah seperti sekarang ini,” jelas pemangku asli Bon Dalem ini.

Dan cerita mistisnya ini, kata dia, yang menjadikan daerah selat Bali menjadi daerah perairan yang angker. “Makanya secara spiritual, di daerah ini setiap tahun ada upacara dan upakara pakelem dengan sarana banten dirgayusa bumi dan tawur gentuh pada hari suci Anggara (Selasa), Umanis, Wuku Uye,” katanya.

Segara Rupek, secara arfiah maknanya adalah lautan sempit dengan nama Selat Bali. Hal ini tidak bisa lepas dengan mitologi, bahwa ada seorang brahmana yang sangat sakti mandraguna, kaya raya dengan istrinya cantik dari kerajaan Daha. Nama brahmana ini, tidak lain Mpu Siddhi Mantra.

“Sekali pun kehidupan beliau seperti itu, terusik dengan ulah anak semata wayangnya Manik Angkeran yang sehari-harinya sebagai penjudi. Dalam cerita itu, bahwa Manik Angkeran kehidupan sehari-harinya terliputi dengan kegelapan karena suka berjudi,” jelasnya. Tidak tanggung-tanggung, bahkan hingga banyak hutang.

Ini membuat kekayaan ayahnya nyaris habis. “Tetapi beliau ini tidak pernah tobat, bahkan sampai kekayaan Mpu Siddhi Mantra habis,” tegasnya. Dalam keadaan terjepit dan terpuruk seperti ini, sang mpu bertapa dan beryoga semadi, memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk mohon pertolongan-Nya agar bisa membayar utang anaknya.

Dan pada saat itu, beliau mendapat pawisik atau wahyu agar sang mpu datang ke kawah Gunung Agung. Sebab di sana ada harta karun yang bisa membatu kesulitannya. “Dengan kesaktianya sang mpu cepat sampai di kawah Gunung Agung, dan Beliau duduk sambil merapalkan mantra- mantra dengan uncaran suara genta yang bertalu-talu,” kisahnya.

Maka muncullah Sang Naga Basuki dari persembunyiannya dan menanyakan tentang keperluannya datang kesana. Lalu berceritalah Mpu Siddhi Mantra tentang kesulitannya, sehingga dapat anugerah emas dan intan yang begitu melimpah serta agar mengabil cukup bahkan melebihi untuk membayar utang anaknya.

“Tetapi ingat dengan syarat agar sang anak mengubah perilakunya, tidak lagi melakukan kegiatan berjudi lagi,” katanya. Mpu Siddhi Mantra, kembali ke Daha dan langsung menyuruh sang anak untuk membayar utang- utangnya. Setelah itu ternyata betul masih ada sisa, dan di sanalah Manik Angkeran tergoda imannya untuk berjudi lagi.

Bahkan sampai kembali punya utang yang begitu banyak. Pada saat ini sang mpu kehabisan akal, lalu anak ini tidak ia hiraukan lagi. Lalu kemudian pergilah sang anak tanpa tujuan, hingga akhirnya dia ingat bahwa sang ayah memperoleh emas dan intan dari kawah Gunung Agung. Muncul niatnya untuk pergi ke tempat itu, sambil mencuri genta sang ayah ke kawah tersebut.

Sesampainya di sana, Manik Angkeran mengumandangkan uncaran bunyi genta tanpa mantra. Walaupun begitu Sang Naga Basuki akhirnya, juga menemui Sang Manik Angkeran. Begitu sang naga berbalik, terlihat lah di ekornya banyak emas dan permata. Lalu ia mengambil keris dan memotong ekor sang naga itu.

Sang Naga Basuki kesakitan dan akhirnya marah. Maka kemudian ia membakar Manik Angkeran dengan kesaktiannya hingga akhirnya habis menjadi abu. Hal ini membuat Mpu Siddhi Mantra sedih, karena anaknya hilang tidak pulang semenjak kepergiannya. “Oleh karena saktinya maka mpu memperkirakan anaknya datang ke kawah Gunung Agung,” sebutnya.

Ternyata benar saja, lalu sang mpu menanyakan pada Naga Basuki tentang keberadaan anaknya. Beliau dapat kabar bahwa sang anak telah jadi abu. “Dengan rasa terharu dan sedih, mpu memohon pada Sang Naga Basuki agar anaknya hidup kembali,” ucapnya. Tetapi sang naga juga memohon agar sang mpu mengembalikan ekornya untuk bisa tersambung lagi.

Dengan kesaktiannya masing – masing, akhirnya ekor sang naga bisa tersambung dan sang anak telah hidup kembali. Seperti cerita sebelumnya, bahwa Mpu Siddhi Mantra beryoga semadi dan yang memuja Bhatara Siwa dan Sang Hyang Baruna Geni.

Lalu beliau mendapat anugerah, dan Mpu Siddhi Mantra menorehkan tongkat saktinya sebanyak tiga kali. Hingga terbelahlah Pulau Jawa dan pulau Bali sehingga memunculkan Selat Bali. Seperti saat ini. Demikian kisahnya.

Pensiunan kepala sekolah ini, mengatakan secara rasa dan keyakinan di sinilah letak kemistisannya dan keangkerannya. Tentang eksistensi Selat Bali yang juga dapat penuh dengan hal- hal mistis dan keramat. “Hal ini perlu semua yakini, oleh karena tempat ini benar- benar angker sehingga secara niskala perlu mohon izin,” katanya.

Sehingga jika ingin lewat atau melakukan kegiatan, pada areal itu atau wilayah Bali lainnya. Agar tidak terjadi hal-hal yang berbahaya. “Mengapa Mpu Siddhi Mantra Mantra mendapatkan anugerah untuk menorehkan tongkat saktinya, ini tujuannya menjaga tatanan teritorial pulau Bali tetap asri dan lestari,” jelasnya.

Dan yang tidak kalah pentingnya, agar anak Mpu Siddhi Mantra tidak dapat bebas pulang pergi ke Jawa. Sebab sedang pendidikan agar mengubah perilaku suka berjudi. Hingga akhirnya sang anak madiksa menjadi Dang Hyang Manik Angkeran. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: keramatmistisSelat Bali
spot_img
Redaksi Obor Dewata

Redaksi Obor Dewata

Related Posts

Cara Atman Bertemu Brahman dalam Hindu Selain Moksa
Agama & Kepercayaan

Cara Atman Bertemu Brahman dalam Hindu Selain Moksa

10/08/2026
Anak Suputra Sama dengan 100 Kali Upacara Yadnya dalam Hindu
Agama & Kepercayaan

Kalender Rahinan & Piodalan Hindu Selama Bulan Juli 2026

01/07/2026
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

Vinfast Bersama PT Sentrik Persada Nusantara Hadirkan Motor Listrik di Bali

29/07/2026
Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

Lawan Kanker di Usia Dini, Penyintas Kanker Ketut Cica Bersama YKI Bali Berikan Edukasi ke SMAN 1 Blahbatuh

08/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Perahu Milik Nyoman Darin Terdampar di Pantai Saba Tanpa Awak
Ilustrasi AI - Selat Bali merupakan teritorial Bali Utara yang merupakan tempat mistis atau angker. Bahasa kerennya bahwa daerah selat Bali itu keramat, karena merupakan tatanan daerah tempat suci yaitu adanya Pura Segara Rupek

Kisah Mistis Laut Bali Utara yang Kerap Makan Korban Jiwa

10/08/2026
Cara Atman Bertemu Brahman dalam Hindu Selain Moksa

Cara Atman Bertemu Brahman dalam Hindu Selain Moksa

10/08/2026
Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

09/08/2026
Sambut HUT ke-81 di Tabanan, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar OPD

Sambut HUT ke-81 di Tabanan, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar OPD

09/08/2026
Currently Playing
Perahu Milik Nyoman Darin Terdampar di Pantai Saba Tanpa Awak
Ilustrasi AI - Selat Bali merupakan teritorial Bali Utara yang merupakan tempat mistis atau angker. Bahasa kerennya bahwa daerah selat Bali itu keramat, karena merupakan tatanan daerah tempat suci yaitu adanya Pura Segara Rupek

Kisah Mistis Laut Bali Utara yang Kerap Makan Korban Jiwa

10/08/2026
Cara Atman Bertemu Brahman dalam Hindu Selain Moksa

Cara Atman Bertemu Brahman dalam Hindu Selain Moksa

10/08/2026
Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

Gubernur Koster Tutup Turnamen Gateball Nasional, Apresiasi Perjuangan Atlet Bali Raih Juara

09/08/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d