• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Aspednak: Tidak Ada Alasan Menunda-nunda Pencabutan Status “Lockdown” Ternak Bali.

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
Kamis, 18 Agustus 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Aspednak: Tidak Ada Alasan Menunda-nunda Pencabutan Status “Lockdown” Ternak Bali.
Isa Anshori (ist)
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com – Permasalahan hewan ternak dan dampak ekonomi yang dirugikan akibat virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) saat kini tampaknya tidak lagi menjadi perhatian utama pemerintah. Padahal dampak kerugian akibat virus PMK tersebut sangat besar, namun sikap yang ditunjukkan pemerintah masih “setengah hati”.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Daging dan Hewan Ternak (Aspednak) mengatakan, hingga saat ini lalu lintas pengiriman hewan ternak masih belum selancar sebelum PMK. Terutama hewan ternak dari dan ke Bali masih dikunci alias lockdown. Padahal, fakta di lapangan menunjukkan di Bali tidak ada lagi penambahan kasus baru PMK atau nol kasus. Tetapi kenapa Pemerintah tidak segera membuka lalu lintas ternak dari dan ke Bali.
“Awal Agustus lalu rombongan DPP Aspednak datang ke Bali untuk mendengar dan melihat langsung bagaimana susahnya para peternak dan pengusaha ternak di sana,” kata Isa.
Isa Anshori mengaku heran, Bali yang dinyatakan Satgas PMK Pusat termasuk 1 diantara 4 Provinsi yang sudah nol kasus, tetapi kenapa status lockdown tidak segera dicabut.
Menurut Isa, Pemprov Bali beserta jajaran dan juga para peternak telah berusaha keras memberantas PMK. “Hasilnya nyata, virus PMK berhasil ditekan dan bahkan sudah nol kasus,” tegas Isa.
DPP Aspednak juga telah melakukan pertemuan dengan Ketua Komisi II DPRD Krena Budi yang tujuannya juga mendorong agar Pemerintah mencabut status lockdown tersebut.
Bahkan Pemprov Bali juga telah mengeluarkan surat permohonan tertanggal 8 Agustus 2022, yang berisi penjelasan tentang kondisi ternak dan para peternak di Bali. Intinya untuk kesehatan ternak sudah bagus dan tidak ada lagi penambahan kasus baru PMK.
Oleh karenanya, Pemprov Bali meminta Pemerintah Pusat (Satgas PMK dan Kementerian Pertanian) segera mengambil kebijakan dengan mencabut status lockdown lalu lintas ternak dari danke Bali. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Pusat atas surat dari Pemprov Bali.
Jika kondisi mengambang ini dibiarkan terus, jelas berdampak kerugian besar para peternak dan para pengusaha ternak, serta jelas berpengaruh pada Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) Bali dan nasional.
“Jangan lupa ya, Bali selain hidup dari sektor pariwisata juga dari besarnya populasi hewan ternak. Karena itu, ayolah pemerintah jangan setengah-setengah dalam pengambilan kebijakan,” harap Isa Anshori Ketua Umum Aspednak Indonesia. sathya

Baca Juga :  Ini Penjelasan Dekan FEB UNR dalam Pengelolaan Sampah di Bali
Previous Post

Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Riau Diresmikan

Next Post

400 Pelajar di Desa Pejarakan Ikuti Tabungan Simpel Bank BPD Bali

Next Post
400 Pelajar di Desa Pejarakan Ikuti Tabungan Simpel Bank BPD Bali

400 Pelajar di Desa Pejarakan Ikuti Tabungan Simpel Bank BPD Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
play
28 Agustus 2023
play
Swacam Catat Meter pada aplikasi PLN Mobile dengan fitur OCR jadi lebih cepat dan gampang
play
Persiapan odalan Pura Goa Lawah
play
Paskibra Kabupaten Tabanan, Bali.
play
Rahajeng Galungan Semeton.
play
Rahajeng Galungan Semeton
play
29 Juli 2023
play
Pemkab Karangasem lakukan Studi Banding Penguatan Media dan Komunikasi, Kabupaten Subang.
play
Rapimprov Kadin Bali Berkomitmen majukan industri pertanian di Bali.
play
Kadin Bali Komitmen Majukan Pertanian di Bali
play
Armada - Pergi Pagi Pulang Pagi (Official Karaoke)
play
Efek Cuaca Ekstrim, sebabkan tanah longsor.
play
putih sampai mati (karaoke version) tanpa vokal
play
Karaoke Lagu Wali_Emang Dasar No Vocal
«
Prev
1
/
1
Next
»
loading
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.