TABANAN, OborDewata.com – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah ditunjukkan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Ni Putu Yuni Widyadnyani, yang akrab disapa Nuning. Pada Rabu (28/10/2026), ia menyambangi warga terdampak tanah longsor di Perumahan Puskopad 2, Desa Jadi Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Bencana yang dipicu hujan deras tersebut mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan. Material tanah longsor menghantam bagian belakang bangunan hingga menyebabkan dinding rumah jebol. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (27/10/2026).
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tabanan, tiga rumah yang terdampak masing-masing milik I Nengah Yudha Prawira Putra (33), Verdinand Verson Pura (56), dan I Made Fika Aryawan (49).
Selain kerusakan bangunan, kejadian tersebut juga menyebabkan seorang warga, Veronika Sulastri Putri Pura (21), mengalami luka-luka. Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tabanan untuk mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Demi menghindari risiko bencana susulan, warga yang rumahnya terdampak sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat masing-masing.
Dalam kunjungannya, Nuning memberikan perhatian kepada warga yang sedang menghadapi dampak musibah tersebut. Ia berharap kehadirannya dapat memberikan dukungan moral kepada para korban sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama saat hujan deras. “Kita berikan dukungan moral kepada korban agar tetap semangat dan tetap meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.
Warga yang bermukim di sekitar tebing maupun kawasan rawan longsor diimbau untuk mencermati kondisi lingkungan. Apabila ditemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi yang berpotensi membahayakan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada aparat setempat agar dapat ditindaklanjuti.
Peristiwa longsor di Perumahan Puskopad 2 ini kembali menjadi pengingat bahwa curah hujan tinggi dapat meningkatkan risiko bencana di kawasan permukiman. Kewaspadaan masyarakat dan respons cepat pihak terkait menjadi faktor penting untuk meminimalkan dampak serta melindungi keselamatan warga. (tim/dx)




















