DENPASAR, OborDewata.com – Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus digalakkan di Bali. Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, aksi pembersihan lingkungan berskala besar digelar di kawasan Hutan Bakau Pantai Sidakarya, Denpasar, Minggu (4/10). Aksi ini melibatkan kolaborasi antara TP PKK, TP Posyandu, organisasi lingkungan Sungai Watch, serta ratusan relawan dan warga setempat.
Gerakan yang rutin diadakan setiap hari Minggu pertama di awal bulan ini tak sekadar menjadi ajang aksi bersih-bersih biasa. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk edukasi berkelanjutan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari area tempat tinggal hingga ruang publik dan kawasan konservasi.
Manajer Lapangan Sungai Watch, Made Dwi Bagiasa, menyambut positif kolaborasi perdana antara pihak penggiat lingkungan dengan kader PKK dan Posyandu. Menurutnya, masalah sampah pesisir dan laut tidak bisa diselesaikan secara parsial karena aliran sampah dari kawasan permukiman dan sungai pada akhirnya akan bermuara ke pesisir selatan Bali.
“Harapannya ke depan tidak hanya bersih-bersih saja, tetapi bagaimana kita mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai. Edukasi mengenai pengelolaan dan pengurangan sampah perlu terus dilakukan secara konsisten,” ujar Made Dwi Bagiasa.
Ia juga mengapresiasi peran aktif Ketua TP PKK dan Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster, yang dinilai konsisten memobilisasi kader perempuan hingga tingkat akar rumput. Penguatan budaya gotong royong ini diharapkan dapat dimulai dari lingkup terkecil, seperti telajakan dan pekarangan rumah, guna menciptakan lingkungan Bali yang bersih dan hijau secara berkelanjutan.





















