BADUNG, OborDewata.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum (PU) Fraksi-Fraksi atas penyampaian Bupati Badung terhadap Raperda tentang APBD Perubahan tahun 2026. Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi oleh para Wakil Ketua dan dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa
berlangsung di ruang Gosana Utama Sekretariat DPRD Mangupura, Jumat (11/9).
Ketua DPRD Badung Anom Gumanti usai penyampaian PU Fraksi-Fraksi kepada awak media mengemukakan, dapat menyimpulkan dari tiga Fraksi yang ada yaitu PDIP, Golkar dan Gerindra sepakat atas APBD Perubahan
tahun 2026. Disamping itu dalam penyampaian PU Fraksi, ketiganya juga telah menyertakan berbagai dalam usul maupun saran yang disampaikan kepada pemerintah yang semuanya bersifat konstruktif untuk perbaikan
pembangunan Badung ke depannya.
Hal ini mengingat Badung adalah sebagai pusat pariwisata harus selalu dapat menjaga citra baiknya di kancah Internaaional. Terutamanya yang menyangkut infrastruktur yang ada di kawasan pariwisata
yang harus selalu mendapatkan perhatian utama agar wisatawan dalam maupun luar negeri selama di Badung merasa aman dan nyaman.
Dicontohkannya masalah kemacetan lalu lintas di kawasan pariwisata yang sampai saat ini belum tertangani dengan baik. Perlu ada terobosan dalam pembangunan infrastruktur jalan sehingga kamacetan yang ada selama ini bisa teratasi.
Disamping itu juga masalah kebersihan (sampah) juga harus ditangani dengan baik. Khususnya di kawasan pariwisata di Kuta Selatan, Kuta maupun Kuta Utara.
“Kami tidak ingin nama Badung tercoreng akibat sering macet, sampah yang setiap hari menumpuk dll yang tidak bisa tertangani dengan baik, ” ujar Anom Gumanti.
Khusus di musim kemarau seperti sekarang ini, Anom Gumanti mendorongnagar pemerihtah mengatensinya supaya tidak sampai terjadi musibah kebakaran. Terutamanya terhadap bangunan yang atapnya terbuat dari bahan yang mudah terbakar yang rentan terjadi kebakaran di musim kemarau seperti sekarang ini.




















