Sosial Budaya

Tiga Renungan yang Harus Dilakukan Saat Pagerwesi, Ungkap Penyuluh Agama

Momen Pagerwesi Jadikan Dharma sebagai Pondasi Diri yang Tak Tergoyahkan
936 Views

GIANYAR, OborDewata.com – Umat Hindu di Bali kembali merayakan Hari Raya Pagerwesi yang jatuh pada, Rabu (8/4/2026). Di balik ritual persembahyangan yang dilakukan, Kanwil Kementrian Agama (Depag) Kabupaten Gianyar mengajak masyarakat untuk mendalami makna filosofis Pagerwesi sebagai momentum penguatan jati diri dan ilmu pengetahuan.

​Perwakilan Kanwil Depag Gianyar, Ni wayan Seri Nuryanti menyampaikan, sejatinya esensi utama dari Pagerwesi adalah pemujaan terhadap Sang Hyang Pramesti Guru. Beliau menegaskan bahwa dalam hari raya ini, umat memberikan penghormatan tertinggi kepada Dewa Siwa dalam manifestasinya sebagai Guru Agung alam semesta.

​”Sebagai krama Bali, yang kita lakukan adalah melakukan persembahyangan untuk pemujaan Sang Hyang Pramesti Guru, di mana Dewa Siwa hadir sebagai Guru Agung yang membimbing umat manusia,” ujarnya.

​seri menekankan,  Pagerwesi tahun ini diharapkan menjadi ajang perenungan mendalam bagi setiap individu. Ada tiga poin utama yang ditekankan untuk direnungkan oleh umat:

​Kekuatan Pondasi, Apakah diri kita sudah memiliki landasan prinsip yang kuat sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar?

​Pemanfaatan Ilmu, Apakah ilmu pengetahuan yang dimiliki sudah digunakan dengan bijak dan baik?

​Pengenalan Diri: Sudahkah kita benar-benar mengenali potensi dan kekuatan yang ada di dalam diri sendiri?

​”Dengan mengenali diri sendiri, kita akan tahu kekuatan yang ada pada diri kita,” tambahnya.

​Di akhir pesannya, Kanwil Kementrian Agama (Depag) Kabupaten Gianyar, mengajak seluruh krama untuk membentengi diri dengan tekad yang kuat. Pagerwesi, yang secara harfiah berarti “pagar besi”, disimbolkan sebagai perlindungan diri melalui ilmu pengetahuan dan spiritualitas.

​”Mari kita bersama-sama lindungi diri kita dengan pondasi yang kuat dan tidak tergoyahkan, maka kehidupan kita akan damai. Kita harus memiliki tekad yang kuat dan selalulah berjalan di jalan Dharma,” tutupnya dengan pesan salam bahagia bagi seluruh umat. tra/dx