DENPASAR, OborDewata.com – Gelaran Kasanga Festival (Kasanga Fest) Caka 1947 Tahun 2025 Kembali digelar di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung serta Catus Pata Catur Muka Kota Denpasar. Pembukaan gelaran tahunan Yowana Kota Denpasar ini berlangsung pada (21/3/ 2025), yang diawali dengan penampilan Pawai 16 besar karya terbaik ogoh-ogoh STT se-Kota Denpasar.Kesange Fest tersebut akan berlangsung hingga 23 Maret 2025 mendatang.
Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah tumpah ruah memenuhi kawasan catur muka Denpasar pada Jumat sore hingga Malam. Bahkan warga sudah mulai memenuhi kawasan depan kantor walikota kota Denpasar sejak pukul 3 sore. Diantara ribuan warga hadir pula wakil gubernur Bali,I Nyoman Giri Prasta di dampingi walikota Denpasar, I Gusti Ngurah jaya negara beserta wakil walikota, Kadek Agus Arya Wibawa dan beberapa pejabat perangkat daerah. Group kesenian tari kontemporer Naluri manca memberikan penampilan apiknya sebagai pertunjukan pembuka.
Pada kesempatan Tersebut Wakil gubernur Bali, walikota Denpasar beserta wawali dan pejabat yang hadir diminta untuk ikut menggotong Ogoh- Ogoh mengelilingi catus pata dan Menandai dibukanya, Kasanga Fest Caka 1947 Tahun 2025.
Penampilan sekha teruna teruni sukarela Banjar kepisah kelurahan pedungan mengawali penampilan Pawai 16 besar karya terbaik ogoh-ogoh STT se-Kota Denpasar, yang diberi judul Lila Lulu.
Berikut 16 ogoh-ogoh Yang terpilih memberikan penampilan pada pembukaan kesangae Fest 2025. ST Santi Graha, Br. Tengah, Sesetan, ST Putra dharma Santhi, Br. Jaba Tengah, Pemogan, ST Yowana Sawitra, Br. Abian Timbul, Pemecutan Klod, ST Eka Laksana, Br. Gaduh, Sesetan, ST Dharma Cita, Br. Abian Kapas Tengah Sumerta, ST Adi Kusuma, Br. Tegal Kuwalon, Sumerta Kaja, ST Binayaka Dharma, Br. Ujung, Kesiman, ST Sukarela, Br. Kepisah, Pedungan, ST Dwi Putra, Br. Tegal Agung, Pemecutan Klod, ST Yowana Eka Sika , Br eka sila , dauh puri klod, ST Werdhi sesana, Br. Tega, tonja, ST Werdhi yasa, Penamparan padang sambian, ST Bhineka, Binoh Klod, Ubung kaja,bST Dharma Laksana, Kaja, Panjer, ST Dharma santika, Tembau klod, penatih dan ST Dwi Tunggal, Br. Antap panjer.
Wakil gubernur Bali, Nyoman giri Prasta memberikan apresiasi sangat besar terhadap kegiatan pawai ogoh-ogoh serangkaian peringatan hari raya Nyepi tahun Baru caka 1947. Tentunya hal ini dapat menjadi dasar dan tolak ukur pengembangan kretifitas, dalam usaha memperkuat budaya Bali. Kasanga Festival merupakan wahana dan ajang kreatifitas tanpa batas Yowana Kota Denpasar yang bernafaskan Vasudhaiva Kutumbakam.
Sementara itu walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi semua pihak yang telah turut serta menyukseskan pembukaan Kesange Fest 2025. Jaya negara juga bangga melihat antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan rangkaian pembukaan hingga memenuhi kawasan lapangan puputan Badung dan catur muka.
” Antusias warga yang datang ke pembukaan Kesange Fest Membuktikan masih tingginya kecintaan masyarakat Bali umumnya terhadap tradisi serta kesenian Bali” Tambah walikota Jaya Negara ( 21/03/25) Malam.
Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana saat diwawancarai menjelaskan, Melalui Kesanga Festival ini diharapkan mempertemukan serta menggabungkan beragam kreatifitas yang ada,yang tentunya berkaitan dengan Hari Suci Nyepi dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal yang ada. Karena sistem yang di gunakan tahun ini yaitu konsep tarung bebas baru pertama kali dilaksanakan, tentunya kedepan akan terus dilakukan evaluasi.
“Secara umum kami puas dan bangga terhadap penampilan sekeha teruna-Teruni dari 16 Kelompok ogoh-ogoh yang tampil Di malam pembukaan Kesange Fest Malam ini”Sambung Made Angga.
Kesange festival 2025 akan berlangsung hingga tanggal 23 maret 2025. Berbagai agenda kegiatan lain terkait dengan tema hari raya Nyepi juga juga digelar. Sedangkan untuk pemenang pawai ogoh-ogoh dari 16 peserta akan diumumkan pada Minggu 23 maret, sekaligus menutup gelaran Kasanga Fest Caka 1947 Tahun 2025. ri/sathya

