BALI, Obordewata.com– Warga Gang Penataran Sari, Banjar Pekandelan, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat, geger dengan penemuan bayi perempuan yang terbuang dengan cara sangat keji.
Berikut adalah fakta-fakta terkait peristiwa yang terjadi pada Jumat (12/6) siang tersebut:

1. Lokasi dan Waktu Penemuan
Penemuan bayi oleh warga di kawasan Jalan Imam Bonjol, Gang Penataran Sari, Denpasar Barat, pada pukul 11.45 Wita. Lokasi penemuan yang berada di lingkungan padat penduduk ini memicu respons cepat dari warga sekitar.
2. Kondisi Bayi Sangat Memprihatinkan
Pelaku melakukan tindakan yang sangat tidak manusiawi. Bayi malang tersebut tidak hanya dalam pembuangan, tetapi di dalam sebuah tas belanja berwarna ungu. Tragisnya, mulut bayi yang masih dalam kondisi merah (baru lahir) ini sengaja tertutup dengan lakban agar tidak mengeluarkan suara saat pembuangan.
3. Pertolongan Pertama dari Warga
Beruntung, kesigapan warga menjadi kunci keselamatan sang bayi. Begitu penemuan tas, warga langsung memberikan pertolongan darurat dengan menggendongnya ke warung terdekat dan menyelimutinya dengan kain agar suhu tubuh bayi tetap terjaga.
4. Hasil Pemeriksaan Medis
Meski secara sadis oleh pelaku, sebuah keajaiban terjadi. Setelah evakuasi oleh petugas Polsek Denpasar Barat ke klinik terdekat, pemeriksaan medis menunjukkan bayi tersebut dalam kondisi hidup dan sehat. Hebatnya, tidak adanya luka maupun lecet pada tubuh mungilnya.
5. Proses Penyelidikan Berjalan
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat tengah melakukan penyelidikan intensif untuk memburu orang tua yang tega membuang bayinya. Polisi meminta kerja sama masyarakat bagi siapa saja yang memiliki informasi atau melihat gerak-gerik mencurigakan di lokasi kejadian sebelum jam penemuan agar segera melapor ke pihak berwenang.
Tindakan ini adalah pelanggaran hukum berat sekaligus degradasi moral yang nyata. Mari kita doakan bayi mungil ini mendapatkan perlindungan terbaik dan pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya! (*)

