BALI, Obordewata.com – Benar-benar tidak punya hati nurani! Sebuah aksi tabrak lari yang pengecut terjadi di Jalan Raya Takmung.
Tepatnya di Simpang Tiga Museum Gunarsa, Banjar Banda, Desa Takmung, Klungkung, pada Minggu (7/6) pagi sekitar pukul 06.46 WITA.

Dua orang pelajar tak berdosa menjadi korban dan harus terkapar di jalanan, setelah kena hantam oleh sebuah truk misterius.
Kecelakaan bermula saat korban, Anak Agung Gede Yoga Adiputra (15), berboncengan dengan rekannya, Anak Agung Gede Alit Yudi Andika (16), menggunakan sepeda motor Honda Karisma DK 6503 MG.
Mereka sedang melaju normal dari arah selatan menuju ke timur di jalur utama. Nahas, setibanya di Simpang Tiga Museum Gunarsa, sebuah truk dari arah timur mendadak memotong jalur hendak menuju ke barat.
Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Kedua pelajar malang tersebut langsung terlempar tragis ke aspal.
Bukannya turun untuk menolong dan bertanggung jawab, sopir truk biadab ini malah langsung menginjak gas dalam-dalam dan kabur meninggalkan korban yang bersimbah darah!
Akibat benturan keras tersebut, korban Yoga (15) mengalami luka yang sangat mengerikan. Luka robek terbuka di bagian belakang kepala. Luka lecet parah di dada kiri, kanan, tangan, serta kedua bahunya.
Yoga langsung terbawa ke IGD RSUD Klungkung untuk mendapatkan penanganan darurat, sementara rekannya mengalami luka lecet di bagian kaki.
“Identitas maupun nomor registrasi kendaraan truk masih dalam lidik. Pengemudi truk meninggalkan tempat kejadian perkara setelah kecelakaan berlangsung,” tegas Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Senin (8/6).
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Klungkung sedang memburu sopir truk pengecut tersebut. Netizen pun mulai geram dan mendesak warga yang memiliki rekaman dashcam atau CCTV di sekitar lokasi untuk memviralkan plat nomor truk pelaku!
Jalan raya bukan tempat untuk lari dari tanggung jawab setelah mencelakai anak orang! Mari kita kawal kasus ini sampai sopirnya tertangkap! (*)

