BALI, Obordewata.com – Ganasnya ombak Pantai Kuta kembali memicu kengerian!
Belum usai duka akibat hilangnya dua bocah, yang terseret arus beberapa waktu lalu, publik kini heboh oleh laporan penampakan sesosok mayat yang mengapung di sebelah barat batu pemecah gelombang, tepat di depan Patung Shelter Baruna, Kuta, Badung, pada Rabu (17/6) pagi.

Anehnya, meski sempat terekam video oleh saksi mata, jasad misterius tersebut mendadak “hilang” dan gagal terevakuasi! apakah terseret arus pasang, atau ada misteri lain di baliknya?
Bukti Rekaman Video vs Laut Pasang
Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan laporan mencekam ini. Informasi pertama kali masuk sekitar pukul 07.30 WITA setelah petugas Balawista menerima laporan dari dua pria yang membawa bukti rekaman video.
Tim gabungan dari Sat Polairud Polresta Denpasar dan Balawista, langsung bergerak cepat melakukan penyisiran menggunakan mobil ambulans dan jet ski. Namun, setelah berjibaku selama 1,5 jam mengitari sisi selatan, utara, hingga barat, jasad tersebut tak kunjung ketemu akibat air laut yang sedang pasang tinggi!
Ditemukan Barang-Barang Mencurigakan!
Di tengah keputusasaan pencarian, petugas justru menemukan petunjuk krusial yang tercecer di atas batu pemecah gelombang. Barang-barang berupa sandal slop cokelat, kacamata, topi hitam, serta jas hujan plastik biru tak bertuan dan dugaan kuat milik korban yang hilang.
Kini, polisi tengah melacak rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap apakah korban terpeleset, terseret ombak, atau ada unsur pidana!
Tragedi ini menjadi tamparan keras setelah Tim SAR Gabungan, yang baru saja resmi menghentikan operasi pencarian terhadap dua bocah malang, Airlangga (13) dan Noval (8), yang hilang tertelan ombak Kuta saat bermain bola seminggu lalu.
Laut Kuta seolah kembali memberi peringatan magis sekaligus mematikan bahwa keindahannya menyimpan ancaman maut yang nyata! (*)

