LifeStyle

KOJA & Co. Menjaga Warisan Leluhur dan Lestarikan Budaya Lokal, Rasakan Sensasi Kopi dan Jamu

982 Views

DENPASAR, OborDewata.com – Koja&Co. hadir di Pertokoan Graha Niaga Sanur, Jalan Byapass Ngurah Rai 405C, Denpasar Selatan, yang didirikan berawal dari percakapan sederhana antara peracik jamu yang tidak lain adalah generasi ke-4 dari Nyonya Meneer yang legendaris, dan praktisi kopi yang menjadi bagian dari manajemen generasi ke-4  Kopi Bali Bhineka Djaya. Mereka saling berbagi pemikiran untuk melakukan inovasi dan menciptakan produk baru di tengah maraknya perkembangan bisnis kopi dan minuman kesehatan saat ini. Terlebih lagi, ide ini didasari keinginan untuk melestarikan warisan leluhur dan menjaga budaya lokal.

 

Agnes Florentina salahsatu Owner Koja&Co. menjelaskan, kopi menjadi komoditi yang sangat diminati dan jamu tidak lagi hanya sebatas minuman tradisional yang kaya manfaat, namun juga sudah diakui secara internasional sebagai warisan budaya Indonesia. Kopi dan jamu di era kini bukan lagi suatu kebutuhan melainkan sudah menjadi life style. “Trend bisnis di industri F&B otomatis memiliki daya saing yang tinggi, oleh karenanya bisnis yang tidak disertai inovasi berkelanjutan sudah pasti akan tereleminasi,” ujarnya pada Kamis (13/3/2025).

 

Ditambahkan Agnes, berbekal latar belakang pengetahuan dan pengalaman, Koja&Co. dibuka untuk semua kalangan masyarakat yang ingin mendapatkan pengalaman baru, dengan mencoba racikan minuman kopi dipadukan dengan jamu. Pemilihan jenis kopi dan rempah-rempah di Koja&Co. melalui proses uji coba yang cukup lama untuk dapat menghadirkan cita rasa yang berbeda. “Di Koja&Co penyajian minuman tidak menawarkan gula sebagai pemanis, melainkan menggunakan madu. Uniknya, di Koja&Co. para pengunjung juga bisa bereksperimen sendiri untuk memadukan kopi dengan pilihan rempah atau buah yang dikeringkan,” ujarnya.

 

Tidak hanya berhenti disitu saja Agnes menambahkan, kreativitasnya terus berlanjut dengan Koja&Co. menggandeng seorang ahli untuk mengolah kopi dan jamu dibalut dengan coklat dan dihadirkan dalam 3 varian. Dan Koja&Co melebarkan sayapnya, dengan membuka ruang pelatihan di bidang kopi, jamu, bartending & mixology untuk siapapun yang berminat bekerja di industri terkait atau membuka bisnis pribadi. Kelas atau workshop dibagi dalam 2 tipe, sharing class dan intensive course yang dapat diikuti melalui reservasi sebelumnya dengan jumlah peserta terbatas persesinya.

 

Peserta intensive course akan melalui proses ujian untuk mengevaluasi kelayakan mendapatkan sertifikat. Tidak tanggung-tanggung, Koja&Co dalam memberikan pelatihannya langsung ditangani oleh para profesional di bidangnya antara lain: Wayan Tunas Wijaya (pemilik Belantih Coffee Farm & coffee shop/roaster Farmer’s Brew), Monica Tjandra (operation manager Dapur Kopi Bali & juri kompetisi kopi Tingkat nasional & internasional), Agnes Florentina (roaster Dapur Kopi Bali), Somya Dyah Rahayu (trainer jamu workshop), Ison (manager, mixologist senior, owner Moxie coffee shop) dan akan mengundang guest instructor untuk workshop khusus. Sejatinya hadirnya Koja&Co di Bali merupakan manifestasi kepedulian dan apresiasi atas kekayaan alam dan budaya Indonesia.

“Mudah-mudah dengan hadirnya Koja&Co dapat mengingatkan kembali kepada akar kita, membawa kenangan manis dan berharga tentang keluarga kita, berbagi cerita dan tumbuh bersama,” harap Agnes. mas/sathya