• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Minggu, September 13, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Hukum

Gede Sardina Tega Tebas Adik Kandung Sampai Tewas Gara-gara Urusan Kebun di Buleleng

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
06/12/2024
in Hukum
0

164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Vila di Hutan Desa Pejarakan

DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Terkait Raperda APBD Perubahan 2026

BULELENG, OborDewata.com – Gelap mata kerap terjadi pada manusia, apalagi jika terkait dengan hilangnya kesadaran diri karena minuman keras (miras).

Tragedi akibat miras pun terjadi di Buleleng, di mana seorang kakak nekat dan tega menebas adiknya sendiri. Tersangka bernama Gede Sardina.

Alhasil ia pun harus terjerat kasus hukum, dan mendapat pengamanan polisi. Polsek Kubutambahan, Buleleng pun melakukan reka ulang adegan penebasan itu.

Rekonstruksi melibatkan pelaku langsung dengan beberapa adegan, saat ia gelap mata. Kasus penebasan yang melibatkan kakak-beradik di Banjar Tegeha, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan ini pada Kamis, 5 Desember 2024.

Kanit Reskrim Polsek Kubutambahan, Ipda Nengah Putra Wijana, mengungkapkan proses rekonstruksi mulai pukul 09.15 Wita. Rekonstruksi menghadirkan tersangka Gede Sardina. Sedangkan peragaan sang adik, atau korban Made Artika oleh orang lain.

“Selain itu kami juga menghadirkan 4 saksi. Mereka merupakan tetangga korban,” sebutnya. Ipda Wijana, menyebutkan ada total 26 adegan dalam rekonstruksi ini.

Adegan berawal dari Gede Sardina yang menelepon temannya mengonsumsi minuman beralkohol jenis arak. Sedangkan puncaknya pada adegan ke-16, di mana pria 58 tahun itu melakukan penebasan pada Made Artika, yang tidak lain adalah adik kandungnya sendiri.

“Motifnya karena pelaku kesal, sebab rumput yang berada di areal tempat sapinya makan, malah justru oleh korban ada penyemprotan pestisida.

Pelaku juga tersinggung kenapa tidak ada pemberitahuan. Pelaku yang dalam keadaan marah, memutuskan untuk minum (arak) kemudian mendatangi rumah korban untuk melakukan penebasan,” jelasnya.

Ipda Wijana juga mengungkapkan, alasan rekonstruksi di Kantor Polsek Kubutambahan. Semula rekonstruksi, kata dia, di lokasi Banjar Tegeha, yang mana salah satu lokasi kejadian perkara bertempat di rumah korban.

“Sebelumnya kami sudah sampaikan pada istri korban termasuk anak korban untuk menggelar rekonstruksi. Namun istri korban mengaku tidak siap melihat pelaku. Dia takut dan trauma.

Sehingga istri korban meminta agar rekonstruksi di tempat lain saja. Alhasil di Polsek Kubutambahan. Saat proses rekonstruksi anak korban hadir menyaksikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, tujuan rekonstruksi ini adalah untuk melengkapi pemberkasan, sekaligus memastikan kronologis kejadian sebenarnya seperti apa.

Dalam rekonstruksi itu tidak ada hal baru. “Sementara tidak ada (temuan baru). Semua yang pelaku terangkan termasuk saksi-saksi, semua sudah sesuai dengan rekonstruksi,” ujarnya.

Pasca rekonstruksi, Ipda Wijana mengatakan tahapan selanjutnya tinggal pemberkasan. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk petunjuk lebih lanjut.

“Mengenai pasal yang menjerat yakni Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan subsidair pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian,” tandasnya.

Tragedi penebasan Gede Sardina kepada Made Artika, terjadi pada Sabtu (2/11/2024) sekitar pukul 14.30 Wita. Berawal saat Made Artika yang sedang tidur di rumahnya, tiba-tiba Gede Sardina datang dalam keadaan marah dan membawa sebilah sabit (arit) di tangan kanannya.

Gede Sardina sempat bertanya ihwal penyemprotan rumput dengan pestisida. Made Artika menjawab, karena ia ingin menanam pohon durian.

Gede Sardina yang sudah terlanjur geram dan dalam pengaruh alkohol, lalu mengayunkan sabit ke arah Made Artika yang tidak lain adalah adik kandungnya sendiri.

Di sisi lain, Made Artika sempat menghalangi penyerangan sang kakak menggunakan selimut. Namun Gede Sardina terus menyerang dengan membabi buta.

Alhasil perut bagian bawah, dada sebelah kiri dan jari tangan kiri pria 51 tahun itu kena tebasan sabit. Laporan peristiwa itu pun terdengar ke Polsek Kubutambahan tak lama setelah kejadian.

Sedangkan Made Artika ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. Namun setelah lima hari, Made Artika akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya alias meninggal dunia. (SHA)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
I Kadek Saputra

I Kadek Saputra

Related Posts

Satgas PASTI Hentikan Aktivitas CANTVR dan YUDIA, Diduga Bermodus Penipuan Investasi
Ekonomi Bisnis

Satgas PASTI Hentikan Kegiatan YWWSDC dan RTHAE Terkai Dugaan Ilegal Aset Kripto

31/08/2026
Ketua DPRD Badung Bersama Bupati Sambut Silaturahmi Kajari Badung
Hukum

Ketua DPRD Badung Bersama Bupati Sambut Silaturahmi Kajari Badung

20/08/2026
Menjaga Nilai Kebhinekaan, ARUN Bali Tegaskan Pelaku Rasisme Harus Diproses Hukum
Hukum

Menjaga Nilai Kebhinekaan, ARUN Bali Tegaskan Pelaku Rasisme Harus Diproses Hukum

19/08/2026
Pansus DPRD Badung Matangkan Raperda Ormas, Targetkan Rampung Akhir 2026
Hukum

Pansus DPRD Badung Matangkan Raperda Ormas, Targetkan Rampung Akhir 2026

19/08/2026
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Gubernur Koster Buka Hotline Pengaduan Langsung untuk Masyarakat Bali
Hukum

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Gubernur Koster Buka Hotline Pengaduan Langsung untuk Masyarakat Bali

14/08/2026
Dituntut 7 Bulan Penjara Soal Penyuntikan Lipo Lab, Terdakwa Mutiara Layangkan Pledoi Minta Keringanan
Hukum

Dituntut 7 Bulan Penjara Soal Penyuntikan Lipo Lab, Terdakwa Mutiara Layangkan Pledoi Minta Keringanan

14/08/2026
Next Post
Penerimaan Pajak Bali Rp13,57 Triliun Hingga Oktober 2024, Pariwisata Dominan Sumbang Pajak

Penerimaan Pajak Bali Rp13,57 Triliun Hingga Oktober 2024, Pariwisata Dominan Sumbang Pajak

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Vila di Hutan Desa Pejarakan

Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Vila di Hutan Desa Pejarakan

12/09/2026
DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Terkait Raperda APBD Perubahan 2026

DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Terkait Raperda APBD Perubahan 2026

12/09/2026
Ketika Flores Berduka, Keluarga Besar PLN UID Bali Bergerak

Ketika Flores Berduka, Keluarga Besar PLN UID Bali Bergerak

12/09/2026
Buka Utsawa Dharma Gita XXXIII Bali 2026, Gubernur Koster Tegaskan Pentingnya Membangun SDM Bali Unggul dan Berintegritas

Buka Utsawa Dharma Gita XXXIII Bali 2026, Gubernur Koster Tegaskan Pentingnya Membangun SDM Bali Unggul dan Berintegritas

12/09/2026
Currently Playing
Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Vila di Hutan Desa Pejarakan

Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Vila di Hutan Desa Pejarakan

12/09/2026
DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Terkait Raperda APBD Perubahan 2026

DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Terkait Raperda APBD Perubahan 2026

12/09/2026
Ketika Flores Berduka, Keluarga Besar PLN UID Bali Bergerak

Ketika Flores Berduka, Keluarga Besar PLN UID Bali Bergerak

12/09/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d