DENPASAR, OborDewata.com – Kebutuhan masyarakat untuk mengelola keuangan dan membangun aset dalam jangka panjang terus berkembang, termasuk melalui investasi emas. Fleksibilitas dalam memulai investasi, melakukan transaksi, hingga memiliki emas dalam bentuk fisik menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman investasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Mandiri menghadirkan layanan emas terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai kebutuhan investasi emas dalam satu aplikasi. Layanan ini mencakup Livin Tabungan Emas untuk pengelolaan investasi emas melalui mekanisme jual-beli, fasilitas pembelian emas melalui mekanisme cicilan melalui Livin KSM Emas, serta pengambilan emas fisik dari saldo tabungan emas.
Pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari bisnis bulion Bank Mandiri setelah memperoleh izin bank bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang memperoleh izin bank bulion, Bank Mandiri terus mengembangkan solusi keuangan yang semakin beragam untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan aset.
Direktur Commercial Banking Bank Mandiri Totok Priyambodo dan RCEO Region XI Bali & Nusa Tenggara, Alexander J. Patty, mengatakan pengembangan layanan emas memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memulai investasi dengan lebih fleksibel, sesuai kemampuan dan tujuan keuangan masing-masing. Melalui integrasi layanan digital dan jaringan kantor cabang, nasabah dapat mengelola kepemilikan emas sekaligus memiliki pilihan untuk mengambilnya dalam bentuk fisik.
“Bank Mandiri menghadirkan layanan emas yang memungkinkan masyarakat membangun kepemilikan aset secara bertahap, dengan pilihan transaksi yang fleksibel dan akses yang terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri. Kami berharap layanan ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dalam merencanakan keuangan dan mengelola aset untuk kebutuhan jangka panjang,” ujar Totok Priyambodo dalam keterangan resminya, Denpasar (29/10).
Melalui Tabungan Emas di Livin’ by Mandiri, nasabah dapat memulai investasi dengan pembelian awal mulai dari 0,02 gram emas. Pembelian berikutnya dapat dilakukan mulai dari 0,005 gram, sedangkan penjualan emas tersedia mulai dari 0,01 gram. Seluruh transaksi dapat diakses secara real-time selama 24 jam, memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk melakukan transaksi dan memantau kepemilikan emas sesuai kebutuhan.
Untuk melengkapi pilihan investasi, Bank Mandiri menyediakan produk emas dari merek ANTAM Logam Mulia (ANTAM LM) dan HRTA GOLD. Nasabah juga dapat memanfaatkan KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas), yaitu fasilitas kredit untuk pembelian emas dengan mekanisme cicilan. Kehadiran fasilitas ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk merencanakan kepemilikan emas melalui skema pembayaran angsuran sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain mengelola saldo emas secara digital, nasabah juga memiliki pilihan untuk mengambil emas dalam bentuk fisik dari saldo tabungan emas. Saat ini, Bank Mandiri menyediakan 28 ATM Emas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, selain jaringan kantor cabang yang dapat dipilih melalui Livin’ by Mandiri. Khusus di wilayah Region XI Bali & Nusa Tenggara, nasabah dapat memanfaatkan layanan pengambilan emas fisik melalui kantor cabang Udayana sesuai ketersediaan fasilitas dan ketentuan produk.
Untuk melakukan pengambilan emas fisik dari tabungan emas, nasabah dapat membuka menu Ambil Emas di aplikasi Livin’ by Mandiri, kemudian memilih lokasi pengambilan yang tersedia. Jika memilih ATM Emas, nasabah cukup memindai kode QR pada mesin, mengikuti instruksi untuk menentukan pecahan emas, dan memasukkan kode verifikasi sebelum mengambil logam mulia beserta struk transaksi.
Integrasi layanan tersebut memberikan keleluasaan bagi nasabah dalam mengelola investasi emas melalui satu ekosistem, mulai dari pembelian dan penjualan hingga pengambilan emas fisik melalui Livin Tabungan Emas. Dengan pilihan layanan yang saling melengkapi, nasabah dapat menyesuaikan strategi kepemilikan emas berdasarkan kemampuan finansial dan tujuan investasi masing-masing.
“Melalui pengembangan bisnis bulion dan layanan digital yang terintegrasi, Bank Mandiri ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk mengelola keuangan dan membangun aset secara bertahap. Kami akan terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus memberikan nilai tambah melalui sinergi ekosistem layanan Bank Mandiri,” pungkas Totok.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan emas Bank Mandiri dapat diakses melalui laman resmi bmri.id/solusiemas dan bmri.id/atmemas. mas/sathya





















