Daerah

Kamar Suci di Pekutatan Terbakar, Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp 50 Juta

894 Views

OborDewata.com, JEMBRANA- Sebuah bangunan kamar suci milik warga di Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Jembrana, terbakar. Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (30/8) siang. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Api melalap habis sejumlah perlengkapan upacara keagamaan. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta.

“Setiba di lokasi, api sudah membesar. Petugas segera melakukan pemadaman dengan mengerahkan empat unit armada,” ungkap Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, pengurus rumah, Ida Bagus Ketut Merta (60), sedang membersihkan halaman. Ia tiba-tiba mendengar suara ledakan dari dalam bangunan kamar suci. Saat dicek, api sudah membesar. Api dengan cepat membakar bangunan berukuran 6 meter x 6 meter tersebut.

Setelah mendapatkan laporan, Regu III Damkar Jembrana langsung bergerak menuju lokasi. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit.

“Petugas Damkar akhirnya berhasil menjinakkan api. Pemadaman memakan waktu sekitar 30 menit,” jelasnya.

Dalam upaya itu, total 11.500 liter air digunakan. Air digunakan untuk memadamkan api. Air juga dipakai untuk mendinginkan area kebakaran. Adapun barang-barang yang terbakar antara lain rak lemari, buku, tedung, wastra, dulang, serta tempat banten (bokor). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

“Kebakaran ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada. Potensi bahaya arus pendek listrik sangat tinggi,” pungkasnya. GA.