Daerah

Gubernur Koster Pastikan Pembebasan Lahan Turyapada Tower Gunakan Sistem Appraisal

14 Views
pertemuan antara Gubernur Bali, Wayan Koster bersama warga sekitar kawasan Turyapada Tower, Minggu (17/5/2026).

BULELENG, OborDewata.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama masyarakat sekitar kawasan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, menyepakati proses pembebasan lahan untuk mendukung pengembangan tahap lanjutan proyek strategis tersebut.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan antara Gubernur Bali, Wayan Koster bersama warga sekitar kawasan Turyapada Tower, Minggu (17/5/2026). Pertemuan turut dihadiri Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra serta sejumlah pejabat Pemprov Bali.

Dalam kesempatan itu, Koster menjelaskan pembangunan Turyapada Tower kini memasuki tahap kedua yang mencakup penataan kawasan, pembangunan planetarium, convention center, gondola hingga akses jalan menuju lokasi.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, pemerintah melakukan pembebasan lahan milik warga dengan mekanisme sesuai aturan dan penilaian harga dilakukan oleh lembaga appraisal independen.

“Sudah ada titik yang disepakati untuk pembebasan lahannya. Lebarnya sekitar 20 meter dengan panjang kurang lebih satu kilometer sesuai kebutuhan. Harga lahan akan ditentukan lembaga appraisal dan prosesnya segera dilakukan agar pembayaran bisa langsung diterima masyarakat,” ujar Koster.

Menurutnya, setelah proses pembebasan lahan selesai, kawasan Turyapada Tower akan dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Bali.

Pemprov Bali juga berencana menyiapkan fasilitas pendukung bagi masyarakat, seperti area UMKM dan koperasi agar warga sekitar turut merasakan manfaat ekonomi dari keberadaan proyek tersebut.

Selain itu, masyarakat lokal juga diprioritaskan dalam pengembangan tenaga kerja. Koster menyebut lulusan SMA maupun SMK dari kawasan sekitar akan diberikan pelatihan agar siap bekerja ketika kawasan Turyapada Tower mulai beroperasi penuh.

“Warga sekitar akan mendapat prioritas pelatihan kerja sehingga mereka siap bekerja di kawasan ini,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Pemprov Bali juga berencana melakukan penataan permukiman warga di sekitar kawasan tower. Sedikitnya sekitar 40 rumah warga akan direvitalisasi agar lingkungan kawasan wisata baru tersebut terlihat lebih tertata dan indah.

Revitalisasi yang direncanakan meliputi perbaikan bagian rumah, termasuk atap bangunan dengan pembiayaan melalui APBD Provinsi Bali.

Di sela kunjungannya, Gubernur Koster juga meninjau proyek pembangunan communal space yang nantinya difungsikan sebagai pusat kegiatan UMKM masyarakat sekitar kawasan Turyapada Tower. (rls/tim)