TABANAN, OborDewata.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menyatakan kesiapan mengikuti Program Pendampingan Smart City Tematik Metropolitan yang digagas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia. Kesiapan ini ditandai dengan rapat koordinasi melalui zoom meeting yang dipusatkan dari Ruang Rapat Diskominfo, Jumat, (29/8) yang dipimpin Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Winiantara.
Rapat tersebut diikuti oleh perangkat daerah terkait, di antaranya Inspektur Kabupaten Tabanan, Sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala Bappeda, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Camat Kediri, Camat Tabanan, dan Camat Kerambitan.
Dalam arahannya, Winiantara menyambut baik program pendampingan yang diluncurkan Komdigi, terutama karena memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menemukan solusi percepatan digitalisasi dalam berbagai layanan publik, khususnya pada segmen smart governance.
“Program ini sangat penting bagi kami. Namun, harus diakui Pemkab Tabanan masih sering bingung dalam mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi di lapangan. Karena itu, kami berharap selalu didampingi dan dibimbing oleh Komdigi agar bisa fokus menentukan isu prioritas dan menyusun langkah penyelesaiannya,” ujar Winiantara.
Dari pihak Kementerian Komdigi, hadir narasumber Ahmad Tsani, Tenaga Ahli Komdigi, yang memaparkan kertas kerja berisi panduan identifikasi masalah tematik yang harus diisi oleh masing-masing OPD terkait.
Sementara itu, Indriani dari Komdigi menegaskan bahwa output dari program ini adalah rekomendasi strategis untuk percepatan digitalisasi di daerah. “Kajian digital smart city permasalahan tematik di wilayah metropolitan adalah sebuah penelitian atau analisis tentang bagaimana solusi berbasis teknologi digital dalam konsep smart city dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tertentu (tematik) yang muncul di kawasan metropolitan yang kompleks,” jelasnya.
Melalui program pendampingan ini, Pemkab Tabanan diharapkan mampu menyusun kajian solusi berbasis teknologi digital yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah. Kajian ini tidak hanya untuk menjawab permasalahan lokal, tetapi juga mendukung penguatan peran Tabanan sebagai bagian dari wilayah Metropolitan Sarbagita. (m)



