JAKARTA, OborDewata.com — Pemerintah Kabupaten Klungkung melakukan studi tiru penerapan digitalisasi retribusi pariwisata ke Provinsi DKI Jakarta. Kunjungan kerja yang dipimpin langsung Bupati Klungkung I Made Satria tersebut berlangsung di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Studi tiru ini bertujuan mempelajari sistem pemungutan retribusi pariwisata berbasis digital yang telah diterapkan di sejumlah destinasi wisata di ibu kota. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian rombongan adalah kawasan Monumen Nasional (Monas), yang dikelola oleh Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas.
Di kawasan wisata tersebut, sistem retribusi telah terintegrasi secara digital melalui kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) DKI Jakarta. Penerapan sistem ini dinilai mampu meningkatkan transparansi, efektivitas, serta akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Klungkung didampingi Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Putra Maha Jaya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung I Wayan Sudiarsa, Kepala BPD Cabang Klungkung, serta Kepala Bagian Pengembangan Teknologi BPD Pusat.
Bupati I Made Satria menyampaikan bahwa penerapan digitalisasi retribusi pariwisata menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan. Menurutnya, sistem digital tidak hanya mempermudah wisatawan, tetapi juga mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pengelolaan retribusi berbasis digital diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil studi tiru ini akan menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam merancang sistem digitalisasi retribusi pariwisata yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan daerah.
Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap penerapan teknologi digital dalam sektor pariwisata dapat mendorong peningkatan PAD sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang modern dan berbasis teknologi. tim/dx



