BALI, OborDewata.com – Kabar duka menyelimuti kawasan Pemogan, Denpasar Selatan. Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial RRM (31) meninggal dunia di dalam kamar kosnya, di Pondok Citra Graha Fahreza Blok A12, Jalan Besakih, pada Sabtu (11/7) malam.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menerangkan bahwa penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan tetangga kosnya, DAR (27).
Saksi merasa janggal, karena korban tidak terlihat keluar kamar sejak siang hari. DAR juga sudah berulang kali menghubungi korban via telepon dan pesan WhatsApp, sejak pukul 11.39 WITA, namun sama sekali tidak mendapatkan respons.
Merasa khawatir, DAR mencoba mengecek kondisi korban dengan mengintip lewat celah jendela menggunakan kamera ponselnya. Melalui rekaman tersebut, terlihat posisi korban tengah terbaring telentang di atas tempat tidur.
Temuan itu pun segera terdengar pemilik kos, HS (49). Karena pintu kamar terkunci rapat dari dalam, mereka terpaksa membongkar bagian jendela untuk masuk.
Saat berhasil membuka akses, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan kondisi tanpa busana di atas kasur. “Korban di atas kasur dalam kondisi sudah meninggal dunia, korban dalam keadaan telanjang,” ungkap Iptu Azel.
Petugas Polsek Denpasar Selatan bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar segera melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan medis awal, polisi menegaskan tidak menemukan adanya tanda-tanda atau indikasi kekerasan pada tubuh korban.
RRM diduga kuat meninggal dunia akibat menderita sakit. Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Jumat (10/7) sekitar pukul 20.00 WITA seusai pulang bekerja narik ojol.
Saat itu korban masih sempat bercanda santai, meskipun seminggu sebelumnya sempat mengeluh badannya kurang sehat. (*)

