Berita

Polda Bali Dorong UMKM Kuasai Pemasaran Digital

890 Views

DENPASAR, OborDewata.com – Upaya memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan sektor ekonomi mikro terus digalakkan oleh Polda Bali. Salah satunya melalui pelatihan digital marketing bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Denpasar.

Pelatihan tersebut digelar Direktorat Intelkam Polda Bali pada Senin (21/7/2025) di Grand Mirah Boutique Hotel, Denpasar. Dengan mengusung tema “Bersama UMKM Membangun Digital Marketing Menuju UMKM Maju dan Unggul”, kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM yang diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam mengembangkan usahanya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Analis Ditintelkam Polda Bali mewakili Direktur Intelkam, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar I Gede Abdi Pusta, S.E., akademisi dari Primakara University Made Irma Dwiputranti, S.E., M.T., serta praktisi digital Riska Eka Putri.

Dalam sambutannya, Kabag Analis menyampaikan bahwa pelaku UMKM memiliki peran penting tidak hanya dalam aspek ekonomi, namun juga dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah. “Dengan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, pelaku UMKM dapat menjalankan usaha tanpa gangguan, termasuk dari pungutan liar. Untuk itu, sinergi antara Polda Bali dan pemerintah daerah menjadi hal yang mutlak,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar mengimbau pelaku usaha agar segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mendaftarkan merek dagang ke Kementerian Hukum dan HAM sebagai langkah perlindungan hukum atas hak usaha mereka.

Dari sisi akademis, Primakara University menyoroti persoalan umum yang sering dihadapi pelaku UMKM pemula, seperti pencampuran keuangan pribadi dan usaha. Selain itu, strategi membangun loyalitas konsumen melalui media sosial dan jasa influencer juga menjadi pokok materi yang dibahas.

Adapun Riska Eka Putri, sebagai praktisi digital, mengungkapkan bahwa dengan tingkat penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79 persen, pelaku UMKM Bali memiliki peluang besar dalam merambah pasar digital. Ia mendorong peserta untuk segera bergabung ke berbagai platform digital demi memperluas jangkauan produk.

Pelatihan ditutup dengan ajakan untuk bersama-sama mengawasi praktik usaha ilegal yang belum terdaftar di sistem OSS (Online Single Submission), serta pentingnya membangun komunikasi yang strategis dan berkelanjutan antara pelaku usaha dan aparat keamanan di era digital saat ini. (tim/dx)