DENPASAR, OborDewata.com – Pelabuhan Benoa resmi mengawali musim kunjungan kapal pesiar 2026/2027 dengan menyambut kedatangan kapal ekspedisi internasional Heritage Adventurer, Rabu (7/10/2026). Kapal berbendera Portugal tersebut menjadi salah satu kunjungan perdana yang menandai kembali bergeliatnya aktivitas kapal pesiar di Pelabuhan Benoa.
Heritage Adventurer tiba di Pelabuhan Benoa sekitar pukul 06.30 WITA setelah sebelumnya melakukan pelayaran dari Komodo Island. Kapal dengan panjang 126 meter dan gross tonnage (GT) 8.445 itu membawa 90 penumpang serta 84 awak kapal.
Setelah menjalani sejumlah aktivitas di Pelabuhan Benoa, kapal dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Badas pada pukul 18.00 WITA.
General Manager Pelabuhan Benoa, Anak Agung Gede Agung Mataram, mengatakan pembukaan musim cruise menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh aspek pelayanan dan operasional pelabuhan berjalan optimal.
“Kedatangan Heritage Adventurer menjadi momentum awal musim cruise 2026/2027. Kami memastikan kesiapan operasional, aspek keselamatan, serta pelayanan bagi penumpang dan awak kapal sehingga setiap kunjungan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan kapal pesiar internasional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas di pelabuhan, tetapi juga memberikan dampak terhadap berbagai sektor dalam ekosistem pariwisata Bali. Kehadiran wisatawan melalui jalur laut turut menggerakkan transportasi, jasa pariwisata, serta sektor ekonomi lainnya.
Karena itu, Pelabuhan Benoa terus melakukan optimalisasi pelayanan kapal pesiar guna memperkuat konektivitas maritim sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengembangan Pelabuhan Benoa sebagai bagian dari Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) juga terus dilakukan. Pengembangan tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Benoa sebagai salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara ke Bali melalui jalur laut, dengan dukungan layanan kepelabuhanan yang semakin terintegrasi.
Memasuki musim cruise 2026/2027, Pelabuhan Benoa berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dan kesiapan operasional dalam menyambut berbagai kunjungan kapal pesiar. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, serta seluruh pemangku kepentingan juga terus diperkuat agar Bali semakin kompetitif sebagai destinasi wisata kapal pesiar di kawasan.
Kehadiran Heritage Adventurer sekaligus menjadi penanda bahwa jalur wisata bahari kembali memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas pariwisata Bali dan membuka peluang pergerakan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (rls/tim)



















