• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Kisah Bhatara Kala Hendak Mangsa Adiknya, Ini Bahaya Kelahiran Wuku Wayang

I Kadek Saputra by I Kadek Saputra
13/01/2025
in Sosial Budaya
0

164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga

PHDI Kota Denpasar Gelar Upacara Potong Gigi Massal Ke-5, Diikuti 220 Peserta

Gubernur Koster Serahkan CSR ST Regis untuk Pelestarian Seni dan Budaya Bali

BUDAYA, OborDewata.com – Sejak Minggu, 12 Januari 2025 memasuki Wuku Wayang. Pada Sabtu, 18 Januari 2025 adalah hari Tumpek Wayang.

Mengapa Tumpek Wayang menjadi sakral dan hari tenget ? simak penjelasan berikut ini dalam pengertian Hindu.

Kali ini berbicara terkait kelahiran seseorang selama Wuku Wayang, yang merupakan kelahiran madurgama, atau kelahiran berbahaya.

Sebab, pada Wuku Wayang terkenal sebagai kelahiran Bhatara Kala, putra dari Dewa Siwa dan Dewi Parwati. Yang memiliki sifat raksasa dan berbahaya.

Sifat inilah yang takutnya menghinggapi para manusia, tatkala lahir di Wuku Wayang. Apalagi kisah Bhatara Kala hendak memangsa adiknya sendiri, Bhatara Kumara karena lahir di hari yang sama.

Masalah kelahiran Wuku Wayang ini, terletak di kisah Bhatara Kala yang hendak memangsa adiknya Bhatara Kumara. Sebab Dewa Siwa mengizinkan Dewa Siwa memangsa siapa saja yang lahir pada Tumpek Wayang.

Sehingga tatkala pengejaran Bhatara Kumara oleh Bhatara Kala, selama seminggu ini merupakan hari tenget atau angker.  Maka dari itu, perlu adanya bayuhan pada kelahiran Wuku Wayang ini.

Agar sifat-sifat Bhatara Kala tidak menurun pada manusia yang lahir Wuku Wayang tersebut.  Bayuhan ini penting bagi kelahiran wuku Wayang, apalagi pas tatkala sehari sebelum Tumpek Wayang, atau hari Jumatnya.

“Sebab kelahirannya memade-made dengan Sang Hyang Kala. Menurut Sastra Japa Kala, ini menyamai kelahiran Dewa Kala yang merupakan putra Dewa Siwa,” ujarnya. Kala Dewa Kala atau Hyang Kala lahir, dapat anugerah oleh Dewa Siwa, bahwasanya siapapun yang lahir saat Wuku Wayang, maka Dewa Kala boleh memakannya.

Sehingga oleh umat Hindu ada kepercayaan selama ini, secara turun-temurun. Siapapun yang lahir tatkala Wuku Wayang, akan menjadi tetadahan dari Dewa Kala. Hingga lahirnya adik Sang Dewa Kala itu sendiri, Bhatara Hyang Kumara.

Tatkala Dewa Kala ingin memangsa adiknya, Bhatara Hyang Kumara oleh seorang dalang wayang. Singkat cerita, dari sanalah akhirnya setiap kelahiran wayang harus bayuh dengan wayang sapuh leger. “Khusus bayuh sapuh leger ini, sudah harus seseorang yang giginya tanggal,” jelasnya.

Dewa Mangku Dalang Samerana pun, menjelaskan bahwa bayuh sapuh leger harus sesuai dengan oton kelahirannya.

Apabila lahirnya pada Radite atau hari Minggu, maka banten dan lain sebagainya berbeda dengan kelahiran pada hari Senin, Jumat, ataupun Sabtu.

Untuk itu jika ada yang ingin bayuh sapuh leger, harus menjelaskan dengan detail kelahirannya dan wewarannya. Sehingga bisa bayuhan oleh sang mangku bisa benar dan tepat.

Beruntungnya kini bayuhan sapuh leger bisa massal alias bersama-sama, sehingga lebih murah dari segi biaya. sha/dx

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
spot_img
I Kadek Saputra

I Kadek Saputra

Related Posts

PHDI Kota Denpasar Gelar Upacara Potong Gigi Massal Ke-5, Diikuti 220 Peserta
Sosial Budaya

PHDI Kota Denpasar Gelar Upacara Potong Gigi Massal Ke-5, Diikuti 220 Peserta

03/10/2026
Gubernur Koster Serahkan CSR ST Regis untuk Pelestarian Seni dan Budaya Bali
Sosial Budaya

Gubernur Koster Serahkan CSR ST Regis untuk Pelestarian Seni dan Budaya Bali

01/10/2026
Program Bedah Rumah Bali Dikebut, 1.410 Unit sudah Terealisasi
Sosial Budaya

Program Bedah Rumah Bali Dikebut, 1.410 Unit sudah Terealisasi

01/10/2026
Perkuat Keseimbangan Spiritual Bali, Giri Prasta Ikuti Prosesi Mendem Pedagingan di Pura Lempuyang Madya
Sosial Budaya

Perkuat Keseimbangan Spiritual Bali, Giri Prasta Ikuti Prosesi Mendem Pedagingan di Pura Lempuyang Madya

27/09/2026
Gubernur Wayan Koster Hadiri Puncak Karya Panca Wali Krama Ulun Danu Batur, Rawat Kesucian Alam Bali
Sosial Budaya

Gubernur Wayan Koster Hadiri Puncak Karya Panca Wali Krama Ulun Danu Batur, Rawat Kesucian Alam Bali

27/09/2026
Pelangi Tabanan Kite Festival 2026, Tegaskan Tabanan Jadi Titik Kumpul Berbagai Komunitas
Sosial Budaya

Pelangi Tabanan Kite Festival 2026, Tegaskan Tabanan Jadi Titik Kumpul Berbagai Komunitas

27/09/2026
Next Post
Ledakan Laundry Sebabkan 3 Karyawan Luka Bakar & Kini Sudah Dibawa di RSUD Wangaya

Ledakan Laundry Sebabkan 3 Karyawan Luka Bakar & Kini Sudah Dibawa di RSUD Wangaya

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

Menakar Substansi Demokrasi Kabinet Merah Putih

08/08/2026
Kebijakan Sosial  Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

Kebijakan Sosial Kabinet Merah putih Membatasi Inisiatif Lokal

17/08/2026
Kremasi di Bali, Pilihan Budaya atau Pelarian dari Tekanan Sosial?

Menagih Janji Sekolah Gratis 0 Rupiah di Tengah Pungutan Komite yang Mencekik

18/08/2026
Prof Tadjudin Ungkap Jeritan Mematikan di Balik Beton, Rampas Hak Rakyat

Liarnya Korupsi di Indonesia, Nilainya Fantastis

04/08/2026
Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Bupati Tabanan Sembahyang di Pura Luhur Batukau Berdoa Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

0
Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

Tekan Penyebaran Covid-19, PDIP Bali Dukung dan Kawal Kebijakan PPKM Darurat

0
PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

PLN Berikan Stimulus pada Masyarakat Kecil di tengah Pandemi Covid-19

0
Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Dandim dan Kapolres Tabanan Distribusikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

0
PHDI Kota Denpasar Gelar Upacara Potong Gigi Massal Ke-5, Diikuti 220 Peserta

PHDI Kota Denpasar Gelar Upacara Potong Gigi Massal Ke-5, Diikuti 220 Peserta

03/10/2026
Gubernur Koster Serahkan CSR ST Regis untuk Pelestarian Seni dan Budaya Bali

Gubernur Koster Serahkan CSR ST Regis untuk Pelestarian Seni dan Budaya Bali

01/10/2026
BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

01/10/2026
Program Bedah Rumah Bali Dikebut, 1.410 Unit sudah Terealisasi

Program Bedah Rumah Bali Dikebut, 1.410 Unit sudah Terealisasi

01/10/2026
Currently Playing
PHDI Kota Denpasar Gelar Upacara Potong Gigi Massal Ke-5, Diikuti 220 Peserta

PHDI Kota Denpasar Gelar Upacara Potong Gigi Massal Ke-5, Diikuti 220 Peserta

03/10/2026
Gubernur Koster Serahkan CSR ST Regis untuk Pelestarian Seni dan Budaya Bali

Gubernur Koster Serahkan CSR ST Regis untuk Pelestarian Seni dan Budaya Bali

01/10/2026
BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

01/10/2026

TENTANG OBOR DEWATA

Obordewata merupakan salah satu media online yang terpecaya dengan menyajikan berita secara aktual.

obordewata.png
Obordewata
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 obordewata.com

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 obordewata.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d