DENPASAR, OborDewata.com – Sederet ucapan karangan bunga ucapan belasungkawa memenuhi halaman Puri Peguyangan di Jalan Antasura No 1, Denpasar Utara, terlihat juga karangan bunga dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh bertuliskan “Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya A.A. Sagung Istri Parcinti, S.E., Istri Tercinta Dari A.A., Ngurah Gde Widiada” yang menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar. Dimana Istri tercinta A.A., Ngurah Gde Widiada pada Selasa (8/8/2023) Anggara Umanis, Pukul 15.00 akan Melelet Munggah Tumpang Salu Terpana Saji, yang dipuput oleh Semeton Agung, Ida Peranda Griya Paang, bertempat di Puri Peguyangan dengan diiringi Angklung Kidung Selonding dan Kidung.
Tokoh Puri Peguyangan, A.A., Ngurah Gde Widiada menceritakan kepergian istrinya yang meninggalkan 2 anak dan 2 cucu tersebut dikarenakan sakit, dimana sebelumnya pernah dilakukan tindakan selama 11 hari di RS Wings International Sanglah. Padahal rencananya sang Istri hanya akan melakukan operasi kecil varises di kaki, tetapi sebelum memasuki operasi tersebut baru memasuki antibiotik sang istri mengalami shock kejang dan berbuih, bahkan sempat nafas terhenti 1 detik, akhirnya dibawa ke ICU dengan kondisi tak sadarkan diri dan dilakukan perawatan intensif selama 4 hari. Setelah dilakukan perawatan ICU sang istri dan hasil ct scan juga menunjukan hasil peningkatan yang cukup baik, dan istri pun sudah bisa untuk belajar makan sendiri, duduk, dengan suara yang parau, seperjalanan waktu pun sang istri kembali mengalami penurunan dan tutup usia pada 23 juli 2023, Jam 7.30 malam di usia 55 tahun.
“Awalnya istri saya tidak ada keluhan sakit, hanya ingin operasi kecil untuk menghilangkan varises di kaki,” ujarnya,
Gung Widiada mengisahkan, almarhum istrinya A.A. Sagung Istri Parcinti merupakan sosok wanita yang mandiri dan sangat bertanggung jawab untuk anak-anaknya, dan 30 tahun menjalani pernikahan suka duka dihadapin bersama. Diakui Gung Widiada, sang istri tidak terlalu ikut campur di dunia politik, istrinya lebih memilih fokus mengurusi anak-anak dan fokus ngayah di Puri serta di banjar. “Istri saya sangat minim proses politik saya, dan pastinya waktu saya sangat berkurang untuk beliau (istri, red) dan anak-anak, dan pastinya beliau merupakan seorang istri yang mandiri,” ucap Gung Widiada yang juga menjabat Anggota DPRD Kota Denpasar.
Diceritakan kembali, kemandirian sang istri dibuktikan dengan dirinya yang bekerja menjadi PNS di Wilayah Walikota Denpasar pada Dinas PU, dan beliau semenjak awal bekerja pun sedikit bicara dan tidak senang bertele-tele sehingga beliau di akhir menjabat Kasubag Bendahar Dinas PU Kota Denpasar. “Istri saya itu orangnya sedikit bicara banyak bekerja, dan beliaupun orangnya sangat toleransi sekali. Dan beliau pun sudah mengingatkan saya untuk mengurangi dunia politik, dan saya pun di dukung tetapi dukungannya tidak seperti dulu begitu juga dengan anak-anak saya yang mengharapkan saya untuk mengurangi kegiatan politik,” ujarnya.

Diketahui untuk Dudonan Karya Pelebon Ngewangun Anak Agung Sagung Istri Parcinti di Puri Peguyangan, Redite Wage, 6 Agustus 2023, Pukul 08:00, Meatur atur Nunas Tirta, dilakukan Semeton Istri Puri Peguyangan. Anggara Umanis, 8 Agustus 2023, Pukul 15:00 melaksanakan, Melelet Munggah Tumpang Salu Terpana Saji, oleh Semeton Agung Ida Peranda Griya Paang dilaksanakan di Puri Peguyangan, dengan diiringi Angklung, Baleganjur, Kidung. Buda Paing 9 Agustus 2023 Pukul 08:00 – 10:00 Manah Toya Ning, Ngajum, Memeras, Ngaskara oleh Pemangku, Ida Peranda Griya Paang dari Taman Mumbul dilaksanakan di Puri Peguyangan, diiringi Angklung, Kidung, Selonding, dan Kidung. Wraspati Pon 10 Agustus 2023, Pengembang dangan wali Wayang. Sukra Wage 11 Agustus 2023 Pukul 04 sampai dengan selesai, melakukan Atetangi, Bumi Suda Ngutang Pering Melaspas Pemereman Lembu, Pelebon (Memargi ka Setra) dipuput Ida Peranda Griya Paang, Semeton Agung. Dan Banjar Pengarep, bertempat di Puri Peguyangan dan Setra Ageng Puri Peguyangan dengan diiring Kidung, Ketekok Jago, Angklung, Baleganjur. sathya



