DENPASAR, OborDewata.com – Dengan berdirinya Garage Gentleman di Jalan Sidakarya No.46D, Sidakarya, Denpasar Selatan sebagai tempat nongkrong seluruh kalangan baik kaula muda maupun tua untuk berbagi kisah inpiratif lewat bermusik. Merupakan jawaban tantangan dari imbas pandemi tidak mematahkan semangat tokoh masyarakat Sidakarya, Denpasar untuk selalu berinovasi memajukan desanya. dengan berdirinya Garage Gentleman di Jalan Sidakarya No.46D, Sidakarya, Denpasar Selatan sebagai tempat nongkrong seluruh kalangan baik kaula muda maupun tua untuk berbagi kisah inpiratif lewat bermusik.
Pemiliki Garage Gentleman, Nyoman Putrawan menceritakan, sejatinya Garage Gentleman sebelum berdiri merupakan bengkel dan garasi mobil bernama Putra Sidakarya yang sering dijadikan titik kumpul anak-anak muda nongkrong. Berjalannya waktu karena kemajuan jaman, yang membuat kendaraan semakin berteknologi tinggi, yang otomatis alat perbengkelan pun harganya semakin melambung tinggi akhirnya Nyoman Putrawan menutup bengkel tersebut.
Tak mau hanya berhenti disitu saja, tangan dingin Nyoman Putrawan yang juga lulusan Sarjana Teknik Arsitek Universitas Udayana ini, menyulap bengkel tersebut menjadi rumah makan, sekaligus juga tongkrongan anak-anak muda yang dinamai Garage Gentleman. Tempak asik dan unik ini dimaknai dengan tempat berkumpulnya orang-orang yang bertanggung jawab, jujur, berkotmitmen, meskipun dalam kehidupan sulit tetap harus mempunyai idealis.
“Warung Garage Gentleman dulu adalah bengkel yang kita rubah menjadi warung makan sekaligus tongkrongan yang penuh ispirasi dengan dilengkapi alat musik, meja bilyard. Jadi ketika pengunjung usai menikmati hidangan, ingin menyalurkan hobi musik dan olahraga bisa menggunakan fasilitas Garage Gentleman secara gratis alias tidak dikenakan biaya, sesuai dengan konsepnya yaitu Garasi bincang dan musik,” ungkapnya, saat ditemui pada Senin (5/9).
Dirut Perumda Bukti Praja Sewaka Dharma ini, menambahkan sejatinya Garage Gentleman bukanlah bar atau cafe, melainkan warung kecil tempat nongkrong berbagai kalangan yang hadir di saat pandemi pada 2020. Sehingga Garage Gentleman dijadikan wadah oleh mantan Anggota DPRD Denpasar dari Fraksi PDI Perjuangan itu, sebagai tempat bernaungnya para pemusik yang kehilangan pekerjaan akibat banyak hotel dan cafe yang tutup.
“Pada waktu pandemi, melalui Garage Gentleman kita berikan ruang kepada para musisi untuk tetap berkativitas bermusik dengan menerapkan prokes, untuk tidak berkerumun tetapi tetap bisa bermain musik. Bahkan kami juga menyediakan tempat, ketika ingin membuat video klip ditempat kami dan tidak kami kenakan biaya,” ujarnya.
Putrawan menjelaskan, Garage Gentleman merupakan bisnis sosial yang menolak konsep kapitalis. Maka dari itu dirinya hanya mengambil keuntungan yang sewajarnya saja. Dilihat dari harga minuman dan makanan di Garage Gentleman memiliki harga kaki lima, dengan fasilitas papan atas.
“Saya mengundang masyarakat Bali, untuk membuktikan kalau Garage Gentleman memiliki harga makanan dan minuman yang murah sebanding dengan warung-warung di pinggir jalan. Bahkan kalau pengunjung yang juga memiliki bisnis bisa memakai studio Podcast kami, pasti kami berikan tempat dan waktu,” pungkasnya. sathya



