Ekonomi Bisnis

Sambut Nyepi dan Idulfitri 2026, BI Bali Siapkan Rp3,3 Triliun untuk Kebutuhan Uang Layak Edar

878 Views

DENPASAR, OborDewata.com– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali resmi meluncurkan program SERAMBI 2026 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) pada Kamis, 19 Februari 2026. Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang tunai bagi masyarakat Bali menjelang dua hari raya besar yang jatuh berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026.

​Peningkatan Proyeksi Kebutuhan Uang

​Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, mengungkapkan bahwa kebutuhan uang kartal di Bali selama periode Februari hingga Maret 2026 diprediksi mencapai Rp3,3 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 6% dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp3,1 triliun.

​Peningkatan ini dipicu oleh beberapa faktor strategis:

​Kebutuhan masyarakat untuk penukaran uang pecahan kecil menjelang HBKN.

​Potensi lonjakan kunjungan wisatawan ke Bali selama libur panjang hari raya.

​Pertumbuhan ekonomi Bali yang terus berkesinambungan.

​Secara rinci, dari total Rp3,3 triliun tersebut, kebutuhan Uang Pecahan Besar (UPB) diproyeksikan sebesar Rp3,1 triliun, sementara Uang Pecahan Kecil (UPK) mencapai Rp236 miliar.

​Layanan Penukaran dan Digitalisasi

​Untuk memudahkan masyarakat, BI berkolaborasi dengan perbankan di Bali menyediakan layanan penukaran di 43 titik dengan total 169 layanan yang tersebar di berbagai wilayah.

​Berikut adalah poin utama mekanisme penukaran tahun ini:

​Kuota Lebih Besar: Disediakan sebanyak 22.286 Paket Penukaran, jumlah yang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

​Aplikasi PINTAR: Masyarakat diimbau melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui situs pintar.bi.go.id untuk layanan yang lebih tertib dan terjadwal.

​Himbauan Keamanan: Bank Indonesia meminta masyarakat hanya menukar uang di gerai resmi dan mewaspadai jasa penukaran tidak resmi.

​Dorongan Digital: Selain uang tunai, BI terus mendorong penggunaan transaksi digital seperti QRIS, mobile banking, dan uang elektronik.

​Sinergi Sosial dan Peran Generasi Muda

​Kegiatan Kick Off yang berlangsung di Lapangan Bajra Sandhi ini juga diwarnai dengan aksi sosial. Dilakukan penyerahan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selain itu, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Bali menyalurkan 422 paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat.

​Guna memperluas edukasi, BI juga menggandeng generasi muda yang tergabung dalam Yowana Bali dan Edukator Dewata (perwakilan Teruna Teruni Denpasar, Forum Anak Daerah Badung, serta Jegeg Bagus dan Generasi Berencana Jembrana). Mereka bertugas mensosialisasikan program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta perlindungan konsumen.

​Program SERAMBI 2026 akan berlangsung hingga 13 Maret 2026. Melalui inisiatif ini, Bank Indonesia berharap kebutuhan Rupiah masyarakat terpenuhi dengan baik sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman budaya Bali. mas/sathya