Daerah

Rahina Tilem Kaenem, Bupati Satria Hadiri Upacara Bhumi Sudha di Pura Watu Klotok

871 Views

SEMARAPURA, OborDewata.com – Bupati Klungkung, I Made Satria, mengikuti persembahyangan serangkaian Upacara Bhumi Sudha di Pura Segara Watu Klotok, Kabupaten Klungkung, Jumat (19/12/2025). Upacara sakral ini dilaksanakan bertepatan dengan Rahina Tilem Kaenem sebagai bagian dari upaya penyucian alam semesta secara niskala.

Pelaksanaan Upacara Bhumi Sudha tersebut turut dihadiri Gubernur Bali, Wayan Koster, serta para pemangku kepentingan adat dan keagamaan dari seluruh Bali. Upacara Bhumi Sudha merupakan ritual tahunan yang digelar setiap Tilem Kaenem dengan tujuan membersihkan bhuana agung dan bhuana alit beserta isinya agar tercipta keseimbangan dan keharmonisan alam.

Pengenter Upacara, Jero Mangku Satria, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bhumi Sudha berpedoman pada sastra babad dewa serta hasil paruman para sulinggih se-Bali. Rangkaian upacara ini dilaksanakan secara terpusat di tiga pura utama, yakni Pura Pengubengan Besakih, Pura Ulun Danu Batur, dan Pura Segara Watu Klotok, Klungkung.

“Tirta Pemarisuda dari Pura Pengubengan Besakih dan Pura Batur dituntun dan dipusatkan di Pura Segara Watu Klotok, kemudian dicampur dan disucikan untuk selanjutnya dibagikan,” jelas Jero Mangku Satria.

Tirta yang telah disucikan tersebut selanjutnya dibagikan kepada seluruh bendesa adat di Kabupaten Klungkung maupun kabupaten/kota lainnya di Bali. Tirta yang dibagikan terdiri atas Tirta Penawar, yang dipercikkan untuk hewan dan tumbuh-tumbuhan, serta Tirta Bhumi Sudha yang digunakan untuk penyucian banten pengenteg hyang dan diri pribadi. Selain tirta, peserta upacara juga menerima Nasi Tawur Panukun Jiwa yang ditebar di lingkungan pekarangan rumah sebagai simbol harmonisasi alam.

Upacara Bhumi Sudha berlangsung khidmat dan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Made Telaga dari Griya Rangkan, Ketewel, Kabupaten Gianyar. Bupati Klungkung, I Made Satria, mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai pelaksanaan upacara ini sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam dan kehidupan.

“Melalui Upacara Bhumi Sudha ini, mari kita perkuat kesadaran bersama untuk menjaga keharmonisan alam semesta, serta memohon agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan,” ujar Bupati Satria.

Upacara tersebut turut dihadiri para bendesa adat se-Bali, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, serta masyarakat setempat. tim/dx