TABANAN, OborDewata.com – Gelaran Tanah Lot Art & Food Festival ke-6 kembali digelar dengan mengusung tema “Prayajana Samudrasya Adiswara”.
Tema ini mencerminkan harapan agar Pura Luhur Tanah Lot sebagai Kahyangan Jagat tetap terjaga kesucian dan taksunya, sehingga terus memberi berkah bagi masyarakat yang menggantungkan hidup di kawasan tersebut.
Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, yang membuka langsung acara ini menegaskan, festival bukan hanya hiburan semata, tetapi juga sarana menjaga warisan budaya dan penguatan nilai-nilai spiritual. “Kami ingin Pura Tanah Lot dan pura-pura di sekitarnya tetap menjadi simbol kesucian dan sumber energi spiritual bagi seluruh umat,” ujarnya.
Dirga juga menyampaikan pesan Bupati Tabanan agar festival ini ke depan bisa ditingkatkan menjadi event pariwisata berskala internasional. “Kami berharap manajemen DTW Tanah Lot terus melakukan inovasi dan terobosan strategis, sehingga Tanah Lot tetap menjadi destinasi wisata religius yang mendunia,” tegasnya.
Festival ini menjadi wujud nyata visi pembangunan daerah dalam kerangka Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana di era Bali baru, yang sejalan dengan semangat Tabanan Aman, Unggul, dan Madani (AUM).
Dengan dukungan pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, Tanah Lot Art & Food Festival #6 diyakini bukan sekadar ajang promosi wisata. Lebih dari itu, festival ini menjadi pengingat bahwa seni, budaya, dan warisan leluhur adalah pondasi utama dalam mewujudkan masa depan Tabanan yang gemilang. Dampaknya pun diharapkan memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal. tim/dx



