GIANYAR, OborDewata.com – Guna meringankan beban masyarakat Gianyar tepat di Banjar Tibekauh, Melinggih Kelod, Payangan, Anggota DPRD Prov Bali, I Made Rai Warsa menggelontorkan dana hibah Rp 100 juta. Rencananya dana hibah tersebut akan di gunakan untuk pembangunan Candi Pengapit Kori Agung Pura Dalem Jemeng Prajapati.
Meski diguyur hujan, Rai Warsa tetap semangat memberikan dana hibah tersebut. Hal tersebut sebagai bukti keseriusan dirinya yang menjabat Anggota DPRD untuk membantu masyarakat Gianyar, sekaligus juga sebagai bagian untuk menjaga kelastarian adat dan budaya di Bali. Bahkan hibah tersebut diberikan langsung oleh Bandesa Adat Banjar Tibekauh, I Made Sudarma pada Rabu malam (18/5/2022).
Rai Warsa menjelaskan, dana hibah tersebut diambil dari dana induk APBD. Perlu diketahui anggaran untuk dana hibah DPRD telah dipangkas, tetapi karena komitmennya untuk membangung Bali, pihaknya tetap ngotot untuk bisa dikeluarkan. Sehingga ditahun 2022 Rai Warsa hanya mendapatkan dana hibah sebesar Rp 1,5 milyar yang harus dibagikan ke Kabpaten Gianyar.
“Saya sangat bersyukur Banjar Tibekauh mendapatkannya, sebab dari total dana hibah sebesar Rp1,5 milyar ada beberapa banjar diluar kecamatan Payangan yang mendapatkan dana hibah,” ungkapnya.
Rai Warsa mengakui, dari 16 bantuannya jatuh ke Desa Melinggih Kelod, Payangan sebanyak 13 bantuan. Hanya saja di Banjar Bayad kemungkinan jatuh di tahun 2023. Untuk itulah dirinya sangat berterimakasih, kepada masyarakat Banjar Tibekauh yang telah ikut berpartisipasi mendukung dirinya, dalam membangun dan memajukan Kota Gianyar khususnya di wilayah Melinggih Kelod, Payangan. Keseriusan dirinya dalam membangun Payangan sejalan dengan Gubernur Bali yang sangat serius memajukan desa adat di seluruh Bali.
“Saya yakin Pemerintah Gianyar dan Provinsi sangat memperhatikan masyarakatnya, terutama dalam hubungan adat istiadat. Hal ini dibuktikan dengan keseriusan Gubernur Bali, Wayan Koster yang setiap tahunnya memberikan bantuan ke setiap Desa Adat seluruh sebanyak Rp 300 juta, sehingga diharapkan desa adat di Bali semakin kuat dalam melestarikan adat dan budaya,” ungkapnya.
Sementara Bandesa Adat Banjar Tibekauh, Melinggih Kelod, Payangan, I Made Sudarma sangat berterimkasih atas kehadiran Anggota DPRD Prov Bali, I Made Rai Warsa yang telah menyalurkan dana hibah sebesar Rp 100 juta. Yang nantinya dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan Candi Pengapit Kori Agung Candi Pengapit Kori Agung.
“Dengan diberikan dana hibah, rencananya akan melakukan pemugaran Candi Pengapit Kori Agung, kami sangat bersyukur Bapak Rai Warsa telah menyalurkan dana hibah, dan saya berharap kedepan Bapak Rai Warsa untuk terus mau mendengar aspirasi kami jangan sampai disini saja dan terus berlanjut untuk kedepannya nanti,” harapnya. Sathya.



