SINGARAJA, OborDewata.com – Komitmen SMP Negeri 4 Sukasada menentang sampah plastik, akhirnya menuai kepercayaan DLH Buleleng dan PPLH Bali guna mensukseskan aksi Ban The Big 5 (Penolakan 5 Jenis sampah plastik sekali pakai, red). Aksi tersebut sejalan dengan Pergub Provinsi Bali No. 97 tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai.
Dikatakan salah satu guru pendamping Duta BTB5 SMP Negeri 4 Sukasada, Gusti Putu Tirta, sejatinya ada beberapa jenis sampah yang harus dikurangi, seperti halnya kantong plastik, sachet, sterofoam, sedotan dan microbead. Bahkan, aksi pengurangan sampah plastik pun sudah dilakukan di SMP Negeri 4 Sukasada seperti halnya, pengunaan tumbler dan tepak makan untuk semua warga sekolah baik itu untuk peserta didik maupun guru dan pegawai, penggunaan gelas ulang pakai untuk di kantin.
“Inovasi yang dilakukan disekolah yaitu pembuatan paving dari sate plastik sebagai salah satu upaya memanfaatkan sampah plastik,” ujarnya pada Selasa (13/6/2023).
Ditambahkan Tirta, pihaknya mengakui selama kurang lebih 8 bulan sekolah sudah dimonitoring oleh DLH dan PPLH Bali, dipuncak acara SMP Negeri 4 Sukasada pada acara Jamboree Ban The Big 5 yang dilaksanakan di Teba Majalangu, Kertalangu, Badung. Sebanyak 20 sekolah pilot projek baik dari SD dan SMP berkumpul saling sharing pengalaman dan inovasi yang sudah dilakukan di sekolahnya masing-masing. Tentunya sangat menarik sekali serta banyak manfaat dari kegiatan ini.
“Hal yang patut disyukuri oleh sekolah ini yakni mendapat penghargaan yel-yel terbaik kedua, Namun itu bukan target kita, yang terpenting yaitu sekolah dapat merubah kebiasaan, yaitu tanpa plastik, bisa dibilang sudah mencapai 95% atau nyaris sudah tidak ada sampah plastik. Jadi sangat banyak manfaatnya terutama merubah kebiasaan peserta didik yang bebas tanpa plastik,” bebernya.
Selain aksi nyata yang sudah diterapkan di lingkungan sekolah oleh duta BTB5, kegiatan sosialisasi mengenai program dan pelaksanaan program Ban The Big 5 pun telah dilaksanakan ke beberapa sekolah dasar di kecamatan Sukasada. Hal ini menunjukkan keseriusan sekolah dalam menjalankan program serta mengajak satuan pendidikan lainnya untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman dan asri, sesuai dengan visi SMP Negeri 4 Sukasada. oo/sathya



