LifeStyle

Tata Hati Hadir di Wellington Serap Aneka Permasalahan, Membawa Cahaya Kesadaran dan Penyembuhan Spiritual

915 Views

Wellington, OborDewata.com – New Zealand menurut Remote (Global Life-Work Balance Index 2025), menduduki peringkat pertama dengan skor 86,9/100, sekaligus berada di posisi ke-12 dalam World Happiness Report. Namun, dibalik citra keseimbangan tersebut, tantangan kesehatan mental masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian mendalam. Setelah sukses di Denpasar, Solo, Paris, Italia, Belgia, Belanda, dan Melbourne, Tata Hati kini hadir untuk kedelapan kalinya, menyapa masyarakat Aotearoa di Wellington, pada Sabtu (20/9/2025).

Diselenggarakan oleh Yayasan Cahaya Cinta Kasih bersama Bunda Arsaningsih, Tata Hati membawa misi berbagi cahaya dan kesadaran spiritual bagi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai tantangan sosial, khususnya masalah kesehatan mental.
Kesehatan mental seringkali luput dari perhatian; banyak yang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalaminya atau hidup berdampingan dengan orang yang memikul beban serupa. Dalam menghadapi situasi tersebut, dibutuhkan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan layanan formal, tetapi juga menyentuh dimensi terdalam manusia: hati dan jiwa.

Kehadiran Tata Hati menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat akan cara baru menemukan keseimbangan sejati.
Acara yang dipandu langsung oleh Bunda Arsaningsih ini diikuti oleh 1.525 peserta secara daring dan luring. Tata Hati menjadi ruang bagi masyarakat New Zealand, khususnya Wellington, untuk menemukan cara baru menjaga kesehatan mental melalui metode Meditasi SOUL Reflection yang dipandu Bunda Arsaningsih, Guru Meditasi dan peraih dua rekor MURI.

Rangkaian kegiatan meliputi temu wicara, sesi tanya jawab, serta praktik meditasi langsung. Beberapa peserta juga mendapat kesempatan khusus untuk dibedah permasalahannya menggunakan SOUL Meter (Measurement Technique of Radiation). Melalui pendekatan ini, Tata Hati membantu peserta memahami bagaimana permasalahan yang tidak terselesaikan dapat menciptakan ketidaknyamanan yang menggerogoti kesejahteraan, sekaligus memberi ruang untuk mengubahnya menjadi energi positif.

Kehadiran Tata Hati di Wellington juga membawa pesan penting tentang arti keselarasan dan keharmonisan: hubungan yang seimbang antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan.
Bangsa Māori, sebagai penjaga kedaulatan tanah Aotearoa, telah mewariskan nilai-nilai luhur yang menjunjung keseimbangan, toleransi, serta kelestarian adat dan keyakinan mereka. Melalui tradisi dan kebijaksanaan leluhur, mereka mampu merawat keharmonisan dan keselarasan hidup yang menjadi inspirasi bagi dunia modern.

Bunda Arsaningsih menekankan bahwa spiritualitas sejati bukan sekadar religiusitas, melainkan proses berkesadaran yang dijalani dengan penuh cinta dalam pikiran, ucapan, dan tindakan. “Jika sesuatu belum dilakukan dengan cinta, itu belum menjadi spiritual,” ujarnya.

Alam New Zealand yang indah turut mendukung proses penyelarasan batin ini, serupa dengan ajaran Tri Hita Karana, yang menekankan pentingnya memelihara keharmonisan dengan Tuhan, sesama, dan alam melalui tindakan nyata yang penuh kesadaran.

Acara ditutup dengan meditasi bersama sebagai bentuk pelayanan untuk New Zealand dan Kutub Selatan, memancarkan energi cinta bagi bumi dan seluruh makhluk. Melalui meditasi ini, peserta diajak menumbuhkan kedamaian dalam diri, membebaskan hati dari iri dan rasa tidak dicintai, serta membuka ruang bagi perubahan positif yang lebih luas.
Kehadiran Tata Hati menjadi pengingat bahwa penyembuhan batin dan keselarasan hidup bukan hanya gagasan, tetapi langkah nyata yang dapat diwujudkan. Dengan kesadaran penuh, setiap orang memiliki kekuatan untuk membawa cinta dan kedamaian ke dalam kehidupan sehari-hari.
Tentang Bunda Arsaningsih

Bunda Arsaningsih merupakan perempuan multitalenta kelahiran 1968, pencipta metode SOUL (Spirit of Universal Life) diawali dengan SOUL Meter, yaitu sebuah metode untuk pengenalan jati diri. Kemudian dilanjutkan dengan mengembangkan metode SOUL Reflection untuk menyembuhkan diri, men-delete hal negatif dalam diri dan memperkuat kualitas positif.

Selain dikenal sebagai seorang spiritualis modern, pakar energi dan guru meditasi, kepeduliannya yang besar pada pembentukan karakter sejak dini untuk generasi penerus bangsa menjadi dasar untuk mendirikan Yayasan Cahaya Cinta Kasih yang bergerak dibidang bantuan kemanusiaan, tuntutan Online SOUL Reflection Meditation (Meditasi Renungan Jiwa) di Youtube serta pembelajaran umum proses pengenalan jati diri dan olah rasa.

Penghargaan MURI diterima oleh Bunda Arsaningsih pada tahun 2015 sebagai pemrakarsa senam Yophytta Maternal-gabungan yoga, pilates, Tai Chi, dan afirmasi – dengan kategori peserta ibu hamil terbanyak sebanyak 25 ribu peserta.

Bunda Arsaningsih juga merupakan orang pertama yang menerima gelar Certified Professional Spiritual Healer dari American Academy, sebuah lembaga sertifikasi Internasional yang terakreditasi oleh International Board of Standards (IBS).

Di tahun 2024 Bunda Arsaningsih kembali mencatatkan diri di Rekor MURI yang ke-2 sebagai penuntun Meditasi Renungan Jiwa dengan peserta terbanyak.

Tentang Yayasan Cahaya Cinta Kasih

Yayasan Cahaya Cinta Kasih adalah organisasi sosial yang didirikan pada tahun 2012 oleh Bunda Arsaningsih. Yayasan ini bertujuan untuk melakukan kegiatan kemanusiaan dan membentuk karakter berdasarkan cinta kasih dengan metode SOUL yang mudah diterapkan. Visi dari Yayasan Cahaya Cinta Kasih adalah untuk melakukan kegiatan sosial secara berkala di lingkungan masyarakat dengan berbagai komunitas, dokter, dan paramedis. Yayasan ini juga memberikan pemahaman dan pembelajaran metode SOUL kepada anak-anak sekolah, sehingga dapat membentuk karakter diri yang positif sejak dini. Dengan visi dan misinya, Yayasan Cahaya Cinta Kasih berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia.

Soul Action adalah salah satu program dari Yayasan Cahaya Cinta Kasih sebagai wadah yang dibentuk untuk mendorong aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Soul Action, setiap orang dapat terlibat dalam kegiatan sosial dengan memberikan waktu, tenaga, atau sumber daya yang dimilikinya. Soul Action mengajak masyarakat untuk berbagi dan melayani sesama, serta menciptakan perubahan positif dalam lingkungan sekitar. Program-program ini meliputi kegiatan sosial seperti bakti sosial, aksi bersih-bersih lingkungan, kampanye sosial, dan sebagainya. Selain itu, Soul Action juga mengajak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan relawan dan donor darah, sebagai bentuk dukungan kepada orang-orang yang membutuhkan. Soul Action percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk melakukan aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. mas/tra.