BADUNG, OborDewata.com – Selama Januari dan Februari 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat pergerakan penumpang mencapai 3.643.836 orang.Dari jumlah tersebut, 2.250.983 orang merupakan penumpang rute internasional, sementara 1.392.843 orang terbang dengan penerbangan domestik.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menyebut bahwa trafik internasional mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Trafik penumpang internasional tumbuh 11 persen, sementara pergerakan pesawat meningkat 7 persen,” ujarnya, Senin, (17/3/2025) dalam keterangan tertulisnya di Tuban, Badung.
Dirinya menyampaikan, Jakarta tetap menjadi tujuan domestik paling populer dengan 697.891 penumpang, disusul Surabaya (205.249 penumpang) dan Makassar (81.028 penumpang).Untuk penerbangan internasional, Singapura menempati peringkat pertama dengan 384.654 penumpang, diikuti Kuala Lumpur (262.062 penumpang) dan Melbourne (178.170 penumpang).
Dari data Imigrasi, WNA yang datang dan berangkat melalui Bandara Ngurah Rai mencapai 1.013.700 orang dari 198 negara, dengan turis Australia mendominasi (238.080 orang), disusul Tiongkok (103.528 orang) dan India (75.936 orang).Syaugi optimistis tren positif ini berlanjut hingga akhir tahun.
“Kami menargetkan 26,4 juta penumpang sepanjang 2025, dengan tambahan rute baru sebagai pendorong utama pertumbuhan,” pungkasnya. gung/sathya



