Ekonomi Bisnis

Harapkan UMKM Lokal Naik Kelas, Cok Ace Resmikan Living World Mall

257 Views

DENPASAR, OborDewata.com – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengapresiasi diresmikannya pusat perbelanjaan baru Living World Denpasar pada Jumat Sore (24/3/2023) yang diharapkan mampu mengakomodasi pengembangan sektor UMKM di Bali. Sehingga diharapkan UMKM Bali bisa naik kelas, agar diberikan kesempatan pada mereka untuk berkembang

Menurut Wagub Cok Ace ini, UMKM sudah terbukti sangat berperan dalam menyelamatkan perekonomian Bali di masa pandemi. Dijelaskannya, walau 500-600 ribu pekerja pariwisata harus dirumahkan selama pandemi, namun lebih dari 350 ribu orang mampu beralih ke sektor UMKM guna survive pada masa pandemi. “Tentu ini menggembirakan kita dan saya mengharapkan manajemen bisa membantu rekan-rekan kita,” ucapnya.

Wagub Cocok yang juga seorang seniman tari, menyambut baik upaya manajemen Living World untuk turut serta melestarikan dan mewariskan seni budaya dan tradisi Bali lewat apresiasi seni berkala serta dukungan pada sanggar seni di Pulau Dewata. “Saya sangat mengapresiasi untuk ruang pada Seniman untuk menunjukkan kreativitas. Mudah mudahan (Living World,red) ini jadi aset dan milik kita bersama untuk kemajuan kita bersama,” katanya.

Wagub juga menyambut baik kehadiran pusat perbelanjaan baru ini, sebagai kawasan yang tidak hanya fasilitas perbelanjaan namun juga punya konsep berbeda dibandingkan yang lain. Meskipun ada pergeseran pola berbelanja masyarakat yang beralih ke digital. “Tentu ini akan menjadi alternatif baru bagi masyarakat bali untuk melihat mall yang berkonsep luar biasa. Tidak sekedar mall, tapi punya konsep baru. Hal ini juga menunjukkan berapa Bali dipandang masih potensial dalam mengembangkan pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Sementara itu Letjen TNI Purn. Agus Surya Bakti, selaku Komisaris Kawan Lama Group menjelaskan Living World resmi membuka mall ketiganya yang berlokasi di Kota Denpasar, sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Bali, Living World mengusung semangat dan budaya Bali dalam arsitektur, konsep mall dan inisiatif sosialnya dalam menggandeng UMKM dan komunitas seni lokal di Bali.

“Berdiri diatas lahan 3,5 Hektare dan cakupan luas bangunan 120 ribu meter persegi, Agus menjelaskan Living World tak hanya menjanjikan pusat perbelanjaan dengan konsep Home Living & Eat ertainment ritel modern dan pusat perbelanjaan juga memiliki kepedulian untuk mengembangkan komunitas dan lingkungan secara berkelanjutan. “Kami juga pastikan akan mendukung pelestarian seni budaya Bali lewat dukungan pada sanggar-sanggar seni dan pusat seni tradisi lain di Bali,” ungkapnya.

Peresmian yang ditandai pemukulan kempul tersebut, nampak dihadiri pula oleh Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto dan Walikota Denpasar IGN Jaya Negara. um/sathya