Ekonomi Bisnis

Bertekad Naikan PAD, Rahina Tumpek Wayang Samsat Badung Tetap Layani WP

519 Views

BADUNG, OborDewata.com – Meskipun memasuki Rahina Tumpek Wayang pada Sabtu (29/4/2023) Samsat Badung tetap melayani Wajib Pajak (WP), yang ingin memperpanjang pajak kendaraan maupun melakukan balik nama kendaraan. Pelayanan di hari raya ini dilakukan, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang mana hasil dari PAD tersebut yang nantinya digunakan untuk infrastruktur pembangunan di Bali.

Kepala UPTD Samsat Badung, Ketut Yasa Suarsana menjelaskan, pihaknya dalam memproyeksikan capaian target diperlukan kerja cerdas, action dan koordinasi yang tepat. Diakui Yasa, target Samsat Badung Rp.355.228.572.520.00 yang sudah terealisasi pada 29 April 2023 Rp.119.406.898.400.00 sekitar 33 persen. “Kita di triwulan I capaian kinerja kami sudah mencapai 20 persen lebih dari target, dan di Bulan April sendiri capaian kami berada pada posisi 13 persen,” ujarnya.

Diakui Yasa, raihan target triwulan tersebut didapatkan ketika libur bersama layanan Samsat Badung, yang tetap melayani WP. Begitu juga dihari ini yang bertepatan dengan rahina Tumpek Wayang, pihaknya tetap melayani WP. “Dalam capain kerja triwulan kita Samsat Badung di cuti bersama tetap buka melayani WP yang ingin membayar pajak kendaraannya,” ungkapnya.

Yasa menghimbau, sejatinya Samsat Badung yang sudah memiliki layanan digitalisasi, sangat memudahkan para WP dalam membayar pajak kendaraan. Artinya, WP tidak lagi perlu mengantri untuk memperpanjang pajak STNKnya.

“Sekarangkan layanan samsat sudah digital, jadi masyarakat Badung tidak perlu lagi harus datang ke kantor Samsat Badung, untuk memperpanjang pajak kendaraannya, cukup dengan online di handphone android yang dilengkapi aplikasi M-Banking semua sudah bisa teratasi,” bebernya.

Tidak hanya digitalisasi saja, Yasa mengatakan, Samsat Badung akan menambah mobil Samling (Samsat Keliling). Hal ini dilakukan untuk mempermudah warga Badung Selatan, seperti yang tinggal di wilayah Nusadua dan sekitarnya yang ingin memperpanjang pajak kendaraan. “Jadi bila sudah terealisasi penambahan mobil Samling, diharapkan bisa melayani seluruh warga Badung Utara dan Selatan. Sebab selama ini, kami prioritaskan melayani wilayah Badung Utara, karena di wilayah Badung Selatan sudah di back up oleh Samsat Pembantu Kuta dan gerai di Nusadua, dan untuk wilayah pecatu, uluwatu masih di upayakan tahun ini utk pengadaan mobil samling,” ujarnya seraya menambahkan respon masyarakat Badung terhadap layanan Samling amat tinggi, sebab kita ketika mobil Samling akan menuju wilayah tertentu, dirinya seminggu sebelum mobil Samling datang sudah berkoordinasi dengan para Perbekel dan informasi tersebut diteruskan hingga ke Kelian Desa setempat.

Yasa mengucapkan, terkait kendaraan yang Belum Daftar Ulang (BDU) pihaknya mengambil dua tindakan, yaitu tindakan tunggakan tahun berjalan dan tindakan tunggakan pajak kendaraan yang mencapai 1 sampai 5 tahun. Dalam segi pendekatannya pihaknya menggunakan media sosial, atau pihaknya menyebarkan data informasi tunggakan kepada Perbekel dan diteruskan sampai Kepala Lingkungan.

“Dengan sudah adanya informasi data dari tunggakan WP dari Kepala Lingkungan, nanti otomatis WP akan segera melunasi tunggakannya,” jelasnya. sathya/ama