Daerah

Selama 2024 PDHI Bali Telah Gunakan 1.200 Dosis Vaksin Rabies Untuk Anjing dan Kucing

927 Views

DENPASAR, OborDewata.com – Kegiatan vaksinasi rabies pada hewan anjing dan kucing masih dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali.

Setelah Drh Dewa Made Anom dilantik sebagai Ketua PDHI Bali pada 6 Januari 2024, total dosis vaksin rabies yang telah disuntikan ke hewan sebanyak 1.200 dosis.

“Vaksinasi rabies yang sudah diberikan ke anjing dan kucing saat acara PDHI ataupun saat bekerjasama dengan Dinas terkait sekitar 1200 dosis,” jelasnya pada, Minggu (1/12/2024).

Untuk saat ini, stok vaksin rabies yang tersisa di PDHI sebanyak 500 dosis untuk digunakan pada Tahun 2025 mendatang.

“Sekarang untuk stok vaksin rabies yang dimiliki PDHI di Sekretariat tersisa 500 dosis untuk Tahun 2025,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada menjelaskan vaksinasi rabies di Bali sampai dengan tanggal 23 Oktober sejumlah 72,51 persen dari populasi anjing 600.000 ekor tertinggi di Bali.

Sebelumnya, ramai isu semua anjing jalanan di Bali akan ditangkap dan diberi waktu dua minggu untuk hidup sebelum disuntik mati dibantah PJ Gubernur Bali, Mahendra Jaya. Ketika dikonfirmasi, Mahendra mengatakan belum ada rencana untuk mengeliminasi anjing liar di jalanan Bali.

“Belum ada rencana eliminasi. Rencana yang ada, adalah bagaimana optimilasasi vaksinasi anjing untuk cegah rabies, termasuk anjing liar,” kata, Mahendra pada, Senin (14/10/2024).

Menurutnya informasi yang beredar di sosial media tersebut tidak tersampaikan secara utuh.

“Kita perlu mencegah atau mengelimir kasus-kasus rabies, mengingat membahayakan keselamatan jiwa,” tutupnya.

Keterangan Foto : Kegiatan vaksinasi rabies pada hewan anjing dan kucing masih dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali. ay/dx