Daerah

Hanya Dengan Membaca Garis Tangan, Jero Sedap Malam Lakukan Pengobatan, dan Baca Aura

2.9K Views

DENPASAR, OborDewata.com | Sungguh menakjubkan kisah hidup I Wayan Murtini, hanya dengan melihat garis tangan dirinya sudah bisa mengobati orang yang sakit, bahkan selain bisa mengobati Murtini pun bisa membaca aura. Dengan adanya kelebihan yang dimiliki akhirnya Murtini pun sering dipanggil Jero Sedap Malam. Pasalnya, gelar yang didapatnya karena dirinya kini sedang melakukan “Ngayah atau ngiring lda Ratu Niang Sakti.

Murtini menceritakan, sebelum melakukan Ngayah dirinya banyak cobaan yang menerpanya, bahkan diusia yang ke 17 Tahun dirinya sempat sakit bahkan hampir meninggal, anehnya lagi ketika di obati sakit yang dideritanya pun tak kunjung sembuh, dan dirinyapun hanya bisa pasrah saja.

“dalam kebingungan dan kepasrahan saya pergi ke salah satu Pura Prajapati yang ada di Sanur, “ujarnya pada Minggu (13/2/2022) sembari menambahkan karena Pura Prajapati menurutnya, adalah tempat Pura Dewa pencabut nyawa pada saat itu.

Lanjutnya Murtini, dalam kepasrahan dirinya sembahyang di dalam Pura Prajapati sendirian, dan tiba-tiba hujan datang sangat deras. Karena posisi Pura Prajapati dan Pantai sangat dekat pada saat itu , sehingga membuat dirinya hanyut di bawa ke dalam oleh ombak.

“Setelah sadar dari hantaman ombak, saya kaget saya merasa diri saya sudah meninggal, dan dari situlah penyakit saya berangsur-angsur sembuh,” jelasnya.

Murtini mengakui, setelah dirinya sembuh mengalami mimpi dimana dirinya akan dipertemukan dengan orang suci yang memberikan tuntunan ajaran-ajaran spritual. Akhirnya bertemulah dengan seorang Pemangku di salah satu Pura Dalem di Sanur. Kemudian diarahkanlah dirinya untuk ngiring atau ngayah dengan Ida Ratu Niang Lingsir, pertama dirinya tidak percaya dengan jalan itu. Maka dirinya meminta petunjuk kepada beliau yang mengkehendaki dirinya untuk ngiring, dan dijelaskanlah semua permasalahannya secara gamblang.

Tidak hanya itu saja, satu keajaiban lagi datang kepada dirinya, pada saat itu dirinya tidak mempunyai rumah, bagaimana caranya melakukan pengobatan kalau tidak ada tempat tinggal, lewat mimpi dirinya ada yang memberikan petunjuk untuk mengecek rekening dan benar setelah di cek rekeningnya berisi uang sebanyak 90 juta rupiah. Kemudian diarahkanlah dirinya untuk ngiring atau ngayah dengan Ida Ratu Niang Lingsir, pertama dirinya tidak percaya dengan jalan itu, kemudian dirinya minta ciri kepada beliau yang mengkehendaki dirinya untuk ngiring.

“Dan pada tahun 1995 saya mulai ngayah Kepada Ida Ratu Niang Lingsir yang bertempat di Pura Candi Narmada, Kuta sampai saat ini disamping itu keseharian dirinya menlanyani umat yang datang kerumahnya dan tentunya atas petunjuk dari Ida Ratu Niang Lingsir. (DT)