DENPASAR, OborDewata.com – Meski perekonomian di Bali masih dikatakan dalam tahap pemulihan, pengembangan bisnis pun tetap dijalankan oleh Bali Ocean Feast yang tepat berada di Pelabuhan Benoa. Usaha kuliner ini sendiri, merupakan restoran China yang mengandalkan menu seafood. Diakui Owner Bali Ocean Ricky Harjadi, Restoran Bali Ocean di Port Benoa merupakan restoran yang ketiga dibuka dengan target menampung wisatawan yang berkunjung ke Bali melalui kapal pesiar.
Tidak hanya itu saja, Ricky menjelaskan sejatinya berdirinya Bali Ocean Feast merupakan restoran yang ketiga, di mana Ricky mengawali berdirinya restoran di saat kondisi perekonomian sedang sulit akibat dampak dari Pandemi Covid-19. Dikatakan sejak tahun 2021 dirinya pertama kali mendirikan Bali Ocean Feast di Jimbaran. Disadari ketika mendirikan restoran tersebut, banyak suka dan dukanya karena terkena imbas PPKM dan tetap bertahan, dan terus mendirikan restoran kedua di Wilayah Canggu, Badung pada Oktober 2022.
“Kami sangat tertarik membuka restoran ketiga kami di Port Pelindo, sebab ketika saat pandemi Port Benoa tetap eksis. Dan ke depan ketika pariwisata dibuka kami sudah punya tempat menampung,” jelasnya disela-sela pembukaan Bali Ocean Feast di Pelabuhan Benoa, pada Kamis (26/1/2023). Ricky sendiri berharap kunjungan wisatawan China bisa eksis kembali. Pasalnya, market Bali Ocean Feast sendiri adalah tamu China. Karena itu, pilihan Bali untuk membuka kembali wisatawan China sangat tepat sekali.
“Dengan pariwisata China kembali dibuka, artinya Pemerintah Bali sangat fokus menghidupkan pariwisata di Bali. Dan kami di Bali Ocean sendiri mempunyai menu andalan Live Seafood dengan bahan-bahan yang berkualitas dan fresh,” ungkapnya. sathya/ama



