Berita

Bali Bakal Terima Hibah 10 Unit Bus Listrik Trans Sarbagita, Diperkirakan Mulai Beroperasi 2026

1K Views

DENPASAR, OborDewata.com – Di tengah wacana dihentikannya dana operasional angkutan umum Bus Trans Metro Dewata (TMD) pada tahun 2025,Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya meningkatkan layanan transportasi publik melalui hibah 10 unit bus listrik untuk Trans Sarbagita. Rencana hibah tersebut berasal dari Global Green Growth Institute (GGGI) melalui Bappenas dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Bus-bus ini diperkirakan akan sampai di Bali pasca 2025 akhir,dan mulai beroperasi pada 2026 setelah melewati tahapan pengadaan dan uji coba.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta, menjelaskan bahwa rencana hibah bus listrik ini bertujuan memperbaiki layanan Trans Sarbagita yang saat ini terbatas.
“Ke depan akan ada tambahkan jadi 10 unit lagi dengan bus listrik.Kami berharap bisa memperbaiki kinerja layanannya.Jadi lebih diperlebar layanannya, sehingga jadi lebih baik dia, dan integrasinya dengan Trans Metro juga harus lebih bagus.Kata, Samsi Gunarta.

Meski demikian,persiapan untuk implementasi hibah tersebut membutuhkan waktu.Hal pertama yang dilakukan adalah mempersiapkan studinya.Setelah itu baru dilakukan pengadaan jika sudah memenuhi spesifikasi.Samsi mengungkapkan bahwa sejak diluncurkan pada 2011, jumlah armada Trans Sarbagita telah menurun drastis.Di mana, pada awalnya jumlahnya 45 unit,dan sekarang tinggal 10 unit. Penurunan ini disebabkan oleh habisnya usia pakai bus-bus tersebut tanpa adanya penggantian.Terlebih,saat ini hanya dua koridor yang dilayani, yaitu rute Batubulan–GOR Ngurah Rai dan GOR Ngurah Rai–GWK.

Bus yang tersisa diarahkan untuk melayani mahasiswa dan perguruan tinggi, seperti Universitas Udayana,dari Kampus Pusat ke Kampus Jimbaran.

Selain hibah bus listrik, Pemerintah Provinsi Bali juga berencana memperlebar koridor layanan Trans Sarbagita untuk meningkatkan kinerja.
“Studi sedang dilakukan untuk menentukan rute tambahan yang optimal dan spesifikasi bus listrik, termasuk ukuran dan kapasitasnya”.sambung,Samsi Gunarta.

Samsi menekankan pentingnya proses transisi yang baik,terutama dalam pengalihan layanan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana,hibah bus listrik ini diperkirakan akan tersedia pada akhir 2025 dan mulai dioperasikan pada 2026. tim/dx