• Redaksi
  • Undang-undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
OborDewata
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
OborDewata
No Result
View All Result
Home Daerah

Rakerda APJI Bali 2026 Dorong Industri Jasaboga Lebih Profesional dan Berdaya Saing

Redaksi1 by Redaksi1
Senin, 25 Mei 2026
in Daerah, Ekonomi Bisnis
0
Rakerda APJI Bali 2026 Dorong Industri Jasaboga Lebih Profesional dan Berdaya Saing
Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia Provinsi Bali menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Tahun 2026 di Inna Bali Heritage Veteran, Denpasar, Senin (25/5/2026).

Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia Provinsi Bali menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Tahun 2026 di Inna Bali Heritage Veteran, Denpasar, Senin (25/5/2026).

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR, OborDewata.com – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia Provinsi Bali menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Tahun 2026 di Inna Bali Heritage Veteran, Denpasar, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran pelaku jasa boga dalam mendukung ketahanan pangan, penguatan ekonomi daerah, hingga pengembangan pariwisata berkualitas di Bali.

Mengusung tema “APJI Bali Hadir untuk Bali Melalui Kuliner, Mendukung Program Pemerintah dan Penguatan Ekonomi Daerah, serta Turut Membangun Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas”, forum ini dihadiri Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa, Ketua Umum DPP APJI Tashya Megananda Yukki, Ketua DPD APJI Bali I G.A. Agung Inda Trimafo Yudha, jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha jasa boga, hingga pemangku kepentingan sektor pariwisata dan ekonomi.

Dalam sambutannya, Ni Luh Puspa menekankan pentingnya kuliner tradisional Bali sebagai bagian dari identitas destinasi wisata. Menurutnya, makanan tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan konsumsi, tetapi juga merepresentasikan budaya dan nilai lokal yang menjadi daya tarik wisatawan.

Baca Juga :  Nabung Emas Lewat Aplikasi Ini, Jalan Ninja Miliki Emas Tanpa Antri

Ia mengapresiasi komitmen APJI Bali dalam meningkatkan kualitas pelaku jasa boga melalui pembinaan higienitas, keamanan pangan, penguatan makanan bergizi, hingga standar penyajian yang profesional. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan jasa boga akan berdampak langsung terhadap penguatan sektor pariwisata Bali.

“Ketika pelaku jasa boga naik kelas, maka yang ikut diperkuat bukan hanya usahanya, tetapi juga ekosistem pariwisata dan ekonomi daerah,” ujar Ni Luh Puspa.

Sementara itu, Ketua DPD APJI Bali, I G.A. Agung Inda Trimafo Yudha, mengatakan pihaknya ingin mendorong anggota APJI agar semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan industri saat ini.

Menurutnya, jasa boga tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan, melainkan juga menyangkut kualitas pelayanan, higienitas, keberlanjutan usaha, hingga kontribusi terhadap ekonomi daerah. Karena itu, melalui Rakerda tersebut APJI Bali ingin memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas anggota melalui pelatihan, digitalisasi, dan penguatan standar usaha.

Baca Juga :  Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi Indonesia guna memperkuat sinergi di bidang makanan bergizi, ketahanan pangan, dan peningkatan kualitas layanan jasa boga.

Selain itu, APJI Bali turut melantik pengurus DPC APJI kabupaten/kota sebagai bagian dari penguatan organisasi di tingkat daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi, pembinaan anggota, serta pelaksanaan program kerja yang lebih dekat dengan kebutuhan pelaku usaha di masing-masing wilayah.

Rakerda juga diramaikan dengan penyelenggaraan Sustainable Market dan sesi talkshow yang membahas isu ketahanan pangan, pengelolaan food waste, sustainability, inovasi jasa boga, serta peningkatan standar layanan industri kuliner.

Melalui sidang pleno, peserta Rakerda membahas sejumlah agenda strategis yang meliputi penguatan organisasi dan AD/ART, program kerja DPD APJI Bali 2026–2027, hingga pengelolaan keuangan organisasi.

APJI Bali berharap hasil Rakerda tersebut mampu melahirkan program kerja yang realistis dan berdampak nyata bagi anggota maupun masyarakat, sekaligus memperkuat posisi industri kuliner dan jasa boga sebagai bagian penting dalam daya saing pariwisata Bali. (rls/tim)

Baca Juga :  Pemkab Gianyar Pastikan Bangun Mall di Gedung Eks Hardys
Previous Post

Rumah Joglo di Yeh Gangga Ludes Terbakar, Polisi Pasang Garis Polisi dan Selidiki Penyebab Kebakaran

Next Post

Lewat Program Nelayan Tangguh di Sumbawa, Pegadaian Kanwil Bali Nusra Dukung Penuh Kemandirian Nelayan dan Kelestarian Pesisir

Next Post
Lewat Program Nelayan Tangguh di Sumbawa, Pegadaian Kanwil Bali Nusra Dukung Penuh Kemandirian Nelayan dan Kelestarian Pesisir

Lewat Program Nelayan Tangguh di Sumbawa, Pegadaian Kanwil Bali Nusra Dukung Penuh Kemandirian Nelayan dan Kelestarian Pesisir

[embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=PL5Tsb8nnC5-P8mrpfvhq6BXUN-eU39a64&layout=gallery[/embedyt]
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Disklaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Daerah
  • Olahraga
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum
  • Sosial Budaya
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.