Daerah

Pemkab Tabanan Gelar Festival Ogoh-Ogoh Singasana III 2026, Wujudkan Tabanan Era Baru

868 Views

SINGASANA, OborDewata.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Kebudayaan resmi menyelenggarakan Festival Ogoh-Ogoh Singasana III Tahun 2026 sebagai bagian dari implementasi visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” menuju Tabanan Era Baru. Festival ini menjadi ajang apresiasi bagi kreativitas generasi muda dalam melestarikan tradisi dan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Made Subagia, menjelaskan, festival ditujukan bagi Sekaa Teruna (organisasi pemuda) untuk menampilkan ogoh-ogoh yang merupakan karya baru dan murni hasil kreativitas kelompok masing-masing. “Ogoh-ogoh yang dilombakan harus dibuat sendiri dan tidak diperbolehkan membeli jadi. Informasi lebih lengkap bisa didapatkan langsung di Dinas Kebudayaan,” ujarnya Jumat (23/1/2026).

Festival kali ini mengusung tema “Nyomya Butha Kala Nyanggra Nawa Warsa I Caka 1948 Nyujur Paduraksa Jayaning Singasana”. Pendaftaran peserta dilakukan secara daring hingga 27 Februari 2026. Setiap karya wajib memenuhi kriteria teknis, di antaranya menggunakan bahan ramah lingkungan tanpa plastik atau styrofoam, dengan tinggi 3–4 meter dan lebar maksimal 4 x 4,5 meter. Tema ogoh-ogoh harus mengacu pada Sastra Agama Hindu, menampilkan wujud Kala (Rudra Rupa), dan dilarang mengandung unsur SARA, pornografi, maupun politik.

Proses penilaian dilakukan tim juri melalui kunjungan lapangan dan pantauan media sosial mulai 28 Februari hingga 5 Maret 2026. Sepuluh pemenang dari masing-masing kecamatan akan mewakili tingkat kabupaten dan berhak menerima dukungan dana. “Juara I dari setiap kecamatan wajib mengikuti Festival Singasana III tingkat kabupaten dan akan memperoleh biaya kepesertaan,” jelas Subagia.

Puncak festival akan digelar di sekitar Gedung Wanita Singasana (GWS) Tabanan, dengan ogoh-ogoh dipajang selama tiga hari, 13–15 Maret 2026. Pawai besar untuk kategori dewasa dijadwalkan pada Minggu, 15 Maret 2026, pukul 16.00 WITA menuju panggung kehormatan di selatan Gedung Kesenian I Ketut Marya, sementara pawai ogoh-ogoh mini tingkat Taman Kanak-Kanak berlangsung pukul 09.00 WITA.

Pemerintah Kabupaten Tabanan menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah bagi pemenang terbaik. Juara I akan menerima Rp50 juta, Juara II Rp40 juta, dan Juara III Rp30 juta. Selain itu, panitia juga menyediakan penghargaan untuk juara harapan dan kategori penyemangat sebagai dukungan berkelanjutan bagi seni budaya lokal. (tim/dx)