SINGARAJA, OborDewata.com – Inovasi Bank BPD Bali dalam memajukan perekonomian di Bali tak ada hentinya berbagai inovasi terus dilakukan demi mensejahterakan masyarakat Bali, seperti halnya dalam penyaluran Kredit Usaha untuk Sejahtera, Unggul dan Maju (KUSUMA) produk baru berumur satu bulan sudah sangat diminati di Kabupaten Singaraja, bahkan sudah mencairkan hingga Rp 4 miliar.
Dijelaskan Kepala Cabang Singaraja Bank BPD Bali, I Made Sudarma, sejatinya Kredit Kusuma merupakan produk inovatif bagi nasabah yang tidak bisa menikmati KUR lagi nasabah tersebut bisa mengajukan kembali, dan hal tersebut menjadi solusi bagi nasabah dengan suku bunga yang sangat ringan hanya 10 persen pertahunnya. Bahkan baru dilaunchingnya produk Kredit Kusuma Bank BPD Bali sudah ada nasabah yang menjadi peminatnya. Pasalnya, mengingat dalam pengajuannya Kredit Kusuma sangat mudah sekali mengajukannya.
“Kalau ada nasabah KUR yang sudah overload, nasabah bisa mengajukan Kredit Kusuma dan bunganya pun cukup bersaing,” ujarnya pada Kamis (11/5/2021).
Sudarma menjelaskan, kinerja Bank BPD Bali Cabang Singarja terus membaik. Dibuktikan dengan laba per April 2023 sudah mencapai 128 persen, sedangkan kredit mencapai 108 persen baik itu kredit produktif, sedangkan NPL di Bank BPD Bali Cabang Singarajan masih dibawah Bank White 3 persen dan total DPK juga tercapai mencapai 106 persen serta nominal tabungan mencapai 110 persen, dan kas mencapai 176 persen. Tercapainya raihan tersebut dikarenakan adanya arahan Direksi Bank BPD Bali, serta kerja keras dari semua tim Bank BPD Bali Cabang Singaraja.
“Saya sangat bersyukur sekali, kita di Cabang Singaraja saat ini asetnya Rp 1,8 triliun lebih, masih dalam kategori sangat baik. Sebab di pasca pandemi masyarakat sudah mulai berproduksi, sehingga pertumbuhan kredit bisa mulai tumbuh, dan hal ini juga adanya dukungan penuh juga dari Pemkab Singaraja, dengan beberapa inovasi baik itu Dinas Pertanian, Koperasi sehingga inflasi pun bisa terjaga dengan baik,” bebernya.
Dikatakan Sudarma, ekspansi bank yang banyak masih di sektor perkebunan, baik itu cengkeh, buah dan yang lainnya. “Kalau di Singaraja sangat bervariatif, masyarakatnya sangat berinovasi apaun program Bank BPD Bali seperti BaliPay, QRIS, banyak diikuti sehingga Bank BPD Bali menjadi terbaik dalam digitalisasinya dan karena kinerja yang selaras dengan Pemkab Buleleng dan Bank BPD Bali Cabang Singaraja berhasil mendapatkan penghargaan,” pungkasnya. sathya



